Ahmad Dhani Bicara Statusnya: Sudah Terdakwa, Jadi Tersangka

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 22 Oktober 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 22 Oktober 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahmad Dhani terjerat dua kasus sekaligus, yang laporannya terdaftar di Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dua kasus tersebut adalah kasus dugaan penggelapan dan penipuan serta kasus ujaran kebencian karena video yang viral beberapa waktu lalu.

    Rencananya, Ahmad Dhani kembali dipanggil penyidik Polda Jawa Timur hari ini, Selasa, 23 Oktober 2018, setelah sempat tidak menghadiri pemeriksaan. Kali ini, suami Mulan Jameela tersebut memastikan akan hadir memenuhi panggilan penyidik.

    "Datanglah. Sejak kapan saya itu mangkir?" kata Ahmad Dhani saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 22 Oktober 2018.

    Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 22 Oktober 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    Ayah Al, El, dan Dul ini mengaku tidak ada masalah dengan status tersangka yang disandangnya terkait dengan kasus yang bergulir di Polda Jawa Timur. Sebab, Ahmad Dhani sudah menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian, yang kasusnya sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

    Baca: Dicekal, Ahmad Dhani Batalkan Tur Yerusalem

    "Saya itu sekarang terdakwa. Makanya saya bingung, sudah terdakwa, kenapa orang bingung saya tersangka. Saya ini terdakwa, kenapa heboh jadi tersangka. Kan turun derajat lagi. Terdakwa kan levelnya lebih tinggi," tutur Ahmad Dhani.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.