Selasa, 11 Desember 2018

Cerita Krisdayanti Bertahan di Karier Bermusik dengan Lagu Hits

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon anggota legislatif, Krisdayanti (kiri), memperagakan busana kampanye Pemilu 2019 dalam peluncuran <i>tagline</i> dan atribut partai untuk kalangan milenial di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis, 20 September 2018. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Calon anggota legislatif, Krisdayanti (kiri), memperagakan busana kampanye Pemilu 2019 dalam peluncuran tagline dan atribut partai untuk kalangan milenial di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis, 20 September 2018. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, JakartaKrisdayanti (43) membeberkan strategi baru dalam menjaga karier. Salah satu kuncinya, setiap tahun rutin melepas single baru.

    Rekan kerjanya pun tidak main-main yakni, sejumlah komposer hingga produser yang kariernya telah teruji waktu. Pelantun “Mencintaimu” itu mengakui, persaingan di dunia musik amat ketat. Selain regenerasi yang tidak bisa dibendung, akses untuk mendapatkan album fisik tidak semudah dulu.

    Di sisi lain, penyanyi dituntut terus melahirkan karya baru. Jika tidak, perlahan ia jarang terekspos media termasuk televisi kemudian dilupakan masyarakat.

    “Saya beruntung ketika manggung enggak sulit untuk membuat daftar lagu. Saat manggung di Malinda Furniture and Gallery Kemang Jakarta bulan ini, misalnya. Sebelum naik panggung, ada permintaan saya harus menyanyikan lagu 'Makin Aku Cinta' dan beberapa hit lain. Bagi saya, itu pengakuan bahwa saya telah melahirkan banyak hit,” ujar KD di Jakarta, pekan lalu.

    Melahirkan banyak hit saja tidak cukup. Ibu empat anak ini teringat, “Makin Aku Cinta” dirilis di pengujung 2000. “Menghitung Hari” lebih jadul lagi. Tahun ini, umur lagu karya Melly Goeslaw itu genap dua dekade.

    “Bersyukur, sejak 2015 saya melepas satu single per tahun. Dimulai dari lagu tema film Surga Yang Tak Dirindukan bersama produser Manoj Punjabi,” ucapnya.

    Setahun kemudian, sekuel dan soundtrack barunya dibuat. “Akhir 2018, saya menyanyikan soundtrack Ayat-ayat Cinta 2. Itu semua film box office, ya alhamdulillah. Tahun ini saya berkolaborasi dengan Yovie Widianto untuk film Hanum dan Rangga yang rilis bulan depan. Setiap tahun orang akan mengingat saya. Mereka tahu saya punya lagu baru tiap tahun,” ucap Krisdayanti.

    Krisdayanti berharap, di usia yang tidak lagi muda, ia bisa menjangkau audiens lintas usia.

    Baca: Jadi Caleg, Krisdayanti Enggan Tinggalkan Dunia Artis

    Karya Yovie Widianto diharapkan mampu mendekatkan Krisdayanti dengan generasi milenial. Mengingat, tahun ini motor kelompok musik Kahitna itu menulis lagu “Dengan Caraku” (Arsy Widianto - Brisia Jodie) yang meledak di pasar. “Orang bilang bikin single untuk soundtrack uangnya enggak besar. Saya tidak melihat dari nominal melainkan efek jangka panjang. Habis memperkenalkan soundtrack, saya ikut promosi. Itu memungkinkan saya bertemu banyak orang. Saya happy banget,” caleg DPR RI dari PDIP Perjuangan Daerah Pemilihan Jawa Timur V ini berpendapat.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.