Yura Yunita Gandeng Tulus dan Yovie Widianto di Album Baru

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yura Yunita. Tabloidbintang.com

    Yura Yunita. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Yura Yunita siap merilis album kedua berjudul Merakit. Album ini dianggap sangat personal karena menjadi proses pendewasaannya selama 4 tahun bermusik. Dalam penggarapannya, Yura menggandeng Yovie Widianto dan Tulus.

    Yura Yunita mengungkap alasannya melibatkan Yovie Widianto dan Tulus dalam proses penggarapan album ini. Diakui Yura, kedua musisi itu yang paling dekat dengannya.

    "Mereka dua musisi yang dari awal support karya aku. Setiap langkah kecil yang aku ambil mereka orang nomor 1 yang berada di depan, untuk suport aku. Mereka teman main aku juga," ujar Yura Yunita di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu, 19 September 2018.

    Yura Yunita mengatakan, kolaborasi yang dilakukan bersama Yovie Widianto dan Tulus sangat mendalam. Salah satunya lagu Buka Hati yang diciptakannya bersama Tulus.Yura Yunita bersama Yovie Windianto dalam konperensi pers single terbaru Yura berjudul Harus Bahagia di Kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 3 April 2018. (Tempo/ Ammy Hetharia)

    ADVERTISEMENT

    "Kolaborasi lagunya tuh sangat dalam, lebih dari intuisi. Lagu Buka Hati yang aku buat sama tulus itu maknanya sangat dalam, jadi ini kisah cinta. Bukan cuma sama manusia tapi juga sama yang lain-lain," ujarnya.

    Yura Yunita sudah menyiapkan video klip single Buka Hati unyuk melengkapi perilisan album keduanya. Rencananya, album merakit akan dirilis secara resmi pada 21 September 2018.

    Baca: Berduet dengan Yura Yunita, Reza Rahadian Buktikan Bisa Bernyanyi

    "Video klipnya sudah siap tinggal rilis aja, adi tanggal 21 rilis Buka Hati dan album, minggu depannya rilis video klip. Konsepnya akan sangat gimana ya, nanti coba dinantikan minggu depan ya," kata  Yura Yunita.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.