Nadine Chandrawinata - Dimas Anggara Menikah dengan Prosesi Budha

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata dalam acara pernikahan mereka di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 7 Juli 2018. Acara pernikahan ini dihadiri keluarga dan kerabat dekat. Instagram.com/@Arda.lovers.

    Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata dalam acara pernikahan mereka di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 7 Juli 2018. Acara pernikahan ini dihadiri keluarga dan kerabat dekat. Instagram.com/@Arda.lovers.

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang bertanya-tanya tentang pernikahan Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata di Bhutan, 5 Mei 2018 lalu. Dari video yang beredar hari ini Senin, 9 Juli 2018 keduanya terlihat mengucap janji pernikahan dengan tata cara agama Buddha.

    Baca: Beredar Video Nadine Chandrawinata - Dimas Anggara Ucap Janji

    Hal tersebut masuk akal, mengingat Buddha adalah agama mayoritas di Bhutan. Kabar pelaksanaan pernikahan dalam agama Budha itu ternyata dibenarkan oleh seorang desainer lewat facebooknya.

    Desainer ini mengaku sebagai orang yang membuat pakaian pernikahan Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata yang berupa pakaian adat Bhutan, Gho dan Kira.

    "Membuatkan baju pernikahan Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara dengan wastra sumba tanpa memotongnya dan tenun gedod tuban dibutuhkan semedi khusus karena pakem yg dipakai adalah dari Bhutan. Selamat berbahagia Nadine dan Dimas," tulisnya.

    Di unggahan itu, sang desainer menjelaskan bahwa Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara memang menikah secara Buddha. Meskipun, keduanya memang bukan penganut ajaran Buddha. Saat ada netizen yang menanyakan alasan pasangan itu menikah secara Buddha, desainer tersebut menjawabnya dengan santai. "Halooo.. itu urusan mereka mbak," tulis desainer tersebut.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.