Ariana Grande Sesalkan Lelucon Tunangannya soal Bom Manchester

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ariana Grande membawakan lagu di Wango Tango di Banc of California Stadium, Los Angeles, Sabtu, 2 Juni 2018. Ariana membawakan 10 lagu andalannya, seperti Into You dan Side to Side. REUTERS/Mario Anzuoni

    Ariana Grande membawakan lagu di Wango Tango di Banc of California Stadium, Los Angeles, Sabtu, 2 Juni 2018. Ariana membawakan 10 lagu andalannya, seperti Into You dan Side to Side. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta -Dikabarkan telah bertunangan, Ariana Grande dan Pete semakin sering memperlihatkan hubungan mesranya di publik. Namun, kini Ariana harus buka suara terkait lelucon yang dilontarkan tunangannya yang menyinggung  peristiwa teror bom di Manchester, Inggris setahun  lalu.

    Baca: Setahun Bom Manchester, Ariana Grande Masih Mengalami Kecemasan

    Ariana merespon penggemarnya yang menanyakan mengapa dia masih mau bertunangan dengan bintang Saturday Night Live itu. “Saya menghormati Ariana dan saya ingin dia bahagia dan lain-lain, tapi, dia baru saja patah hati setelah bom di Manchester, saya tidak mengerti mengapa dia masih bersama dengan Pete, yah, dia baru saja membuat lelucon tentang [bom] itu, tapi itu tidak lucu. Sangat kasar menurut saya,” cuit akun Twitter @ariissalegend pada Rabu, 4 Juli 2018.

    Sehari kemudian, Ariana Grande membalas cuitan tersebut, “Ini sangat sulit dan bertentangan dengan hati saya. Dia menggunakan komedi untuk membantu orang merasa lebih baik tentang kacaunya hal-hal di dunia ini. Kita semua berurusan dengan trauma yang berbeda. Saya tentu tidak menganggapnya lucu. Itu sudah terjadi beberapa bulan yang lalu dan dia tidak berniat membahayakan, tetapi ini sangat disayangkan,” ujar penyanyi berumur 25 tahun itu.

    Kemudian dia menambahkan, “Saya selalu mendengarkan dan menghormati kalian semua.”

    Dilansir dari People, Pete Davidson membandingkan popularitas Ariana Grande dengan berkata, “Britney Spears tidak diserang teroris saat konsernya." Ariana Grande dan Pete Davidson. Instagram

    Lelucon tersebut tentu saja mengarah pada peristiwa ledakan bom saat Ariana Grande menggelar konser di Manchester, Inggris. Akibat ledakan bom pada Mei 2017 itu,  22 orang meninggal dan 800 orang luka-luka .

    Lelucon tersebut diangkat kembali menjadi perbincangan awal pekan ini. Charlotte Hodgson,  yang putrinya tewas dalam serangan itu, mengecam Davidson dan mengatakan bahwa leluconnya menjijikkan.

    “Kami tidak perlu lelucon tentang hal itu, banyak sekali [yang membicarakannya], dan sungguh memilukan untuk didengar setiap hari. Namun, bagi seseorang yang terkenal dan sekarang bersama Ariana, itu keterlaluan.”

    Perwakilan Pete Davidson mengatakan bahwa lelucon tersebut tidak bermaksud membahas hal-hal yang seperti itu. Tunangan Ariana Grande ini pernah kehilangan ayahnya pada peristiwa 9/11 dan dia sangat familiar dengan tragedi kekerasan.

    PEOPLE |USA TODAY| COSMOPOLITAN | FARAH DIBAJ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.