Usai Rayakan Lebaran, Syahrini Terbang ke Los Angeles

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini saat salat Idul Fitri. Tabloidbintang.com

    Syahrini saat salat Idul Fitri. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, Syahrini akan bertolak ke Los Angeles, Amerika Serikat. Sekitar sepekan Syahrini akan berada di sana, untuk menghadiri acara kelulusan sahabatnya.

    Baca:
    Tak Bisa Sembarangan, Ini Menu Favorit Syahrini Saat Buka Puasa
    Syahrini Klaim Kata Julid Berasal Darinya, Bagaimana Sejarahnya?

    "Lusa saya mau jalan dulu ke LA lusa, ada acara di sana. Hanya satu minggu kurang lebih. Ada acara sahabat aku graduation. Sudah janji dari tahun lalu," ujar Syahrini di kediamannya, Kawasan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 15 Juni 2018.

    Syahrini melanjutkan, setelahnya ia akan langsung disibukan dengan perilisan film terbarunya yang berjudul Bodyguard Ugal-ugalan. Syahrini juga akan merilis single terbarunya, dan mempersiapkan album.Syahrini saat acara sungkeman Lebaran. Tabloidbintang.com

    "Balik lagi ke Indonersia launching film Bodyguard Ugal-ugalan dan promo media. Lalu launching single kedua. Kalau Allah mengizinkan mau konser beberapa bulan ke depan. Bulan Agustus sampai September mau siapin album. Karena lagi ganti label mau sinkronisasikan jumlah lagu yang mau dibikin album," katanya.

    Simak: Syahrini Anggap Netizen yang Kerap Mencibir sebagai Deterjen

    Disinggung apakah ada jargon baru yang akan dikenalkannya, Syahrini mengaku tidak tahu. Sebab dia tak pernah mempersiapkan secara khusus tentang jargon yang keluar dari mulutnya.

    "Enggak bisa dipikirkan mau keluar jargon apa, nanti akan keluar sendiri. Suka heran juga kenapa orang-orang pada ikutan kalau aku ngomong apa," ujar Syahrini.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.