Dimas Anggara Enggan Membintangi Film Horor, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Anggara. Tabloidbintang.com

    Dimas Anggara. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Terbiasa berakting di film drama romantis membuat Dimas Anggara berpikir untuk menjajal genre lain. Ditanya soal genre yang ingin dijajal, Dimas Anggara menyebut aksi, komedi, atau fantasi.

    Baca: Nadine Chandrawinata - Dimas Anggara Berbuka, Netizen Gagal Fokus

    Pria 29 tahun ini tak terpikir untuk membintangi horor, genre yang tahun lalu mengumpulkan berjuta-juta penonton. Mengapa?

    "Saya ingat, tahun lalu diundang menonton film Jailangkung. Saya datang, menonton, dan hanya mampu bertahan selama setengah jam. Kemudian saya keluar karena merasa tidak bisa menonton film jenis ini," kata Dimas Anggara kepada tabloidbintang.com di Jakarta, belum lama ini.

    Dimas mengaku bayangan setan di film horor yang ditontonnya terbawa sampai ke rumah. Karena itu, dia merasa tak sanggup menerima tawaran bermain film horor.  "Sebenarnya pengin menjajal horor mengingat sinematografinya bisa dibuat sangat bagus tapi maaf saya enggak sanggup," katanya.Dimas Anggara. instagram.com

    Dimas Anggara mengakui, Indonesia memiliki banyak kisah urban yang dekat dengan klenik. Setan di Indonesia bermacam-macam dan berpotensi besar untuk diangkat ke layar lebar. Meski setan di lokasi syuting diperankan manusia, Dimas Anggara tetap takut.

    "Semua setan di Indonesia itu enggak banget. Melihat pocong? Enggak, deh. Melihat Kuntilanak? Aduh, enggak deh. Melihat gambar tuyul saja saya ogah. Di film The Perfect Husband yang dirilis April lalu ada adegan di kuburan, tapi enggak ada setannya. Makanya saya berani, ha ha ha!" tutur Dimas Anggara.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.