Iqbaal CJR Dinilai Tepat Memerankan Tokoh Dilan  

Senin, 17 Juli 2017 | 19:48 WIB
Iqbaal CJR Dinilai Tepat Memerankan Tokoh Dilan  
Personil CJR, Iqbal Dhiafakhri (Iqbal) menyapa para Comate, penggemar setia CJR, menyanyikan lagu terbarunya 'Lebih Baik' pada saat launching Trailer CJR The Movie di Jakarta, Jumat, 12 Desember 2014. Film CJR The Movie yang akan tayang serentak pada 18 Februari 2015. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan alias Iqbaal CJR dipastikan menjadi pemeran utama film Dilan yang diangkat dari novel bestseller karya Pidi Baiq dengan judul sama. 



 



Kepastian ini didapat lewat penguman resmi rumah produksi Falcon Pictures dan Max Pictures pada Senin, 17/7. Selain Iqbaal CJR dalam acara yang dihelat di kawasan Durentiga, Jakarta Selatan, itu juga diperkenalkan pemeran lainnya. Salah satunya Vanesha Prescilla, pemeran Milea (pacar Dilan).



 



Sebelumnya, publik sempat mengira-ngira siapa aktor yang paling pas untuk memerankan sosok Dilan. Di antaranya muncul nama Aliando Syarief, Jefri Nichol, Adipati Dolken, Arbani Yasiz, hingga Gusti Rayhen. Namun, akhirnya terpilihlah Iqbaal CJR.



 



Diakui Frederica selaku produser Falcon Pictures, sangat tidak mudah untuk menentukan pemeran Dilan, sosok yang diidolakan banyak remaja dari novel yang terjual lebih dari 500 ribu eksemplar itu.



 



"Puji Tuhan, akhirnya kami bisa menemukan pemeran Dilan. Proses panjang kami lalui karena kita nggak mau sembarangan. Kami harus menyatukan persepsi dari penulis, produser, pembaca, dan tentunya penonton film ini nantinya," ujar Frederica. 



 



Sementara itu, sutradara Fajar Bustomi menyambut baik terpilihny Iqbaal sebagai Dilan. Fajar Bustomi optimistis, Iqbaal CJR Mampu membawakan karakter Dilan yang baik, cerdas, dan sedikit pecicilan. "Sebelumnya saya dipertemukan dengan beberapa karakter yang diharapkan mampu jadi tokoh Dilan. Tapi, yang sekarang sudah cocok banget, sih," tutur Fajar Bustomi.



 



TABLOIDBINTANG.COM

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan