Jadi Istri Bupati, Penampilan Arumi Bachsin Berubah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi aktris Arumi Bachsin saat menemani suaminya Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak berkunjung ke kantor biro Tempo Jawa Timur di Surabaya, 18 Februari 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Ekspresi aktris Arumi Bachsin saat menemani suaminya Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak berkunjung ke kantor biro Tempo Jawa Timur di Surabaya, 18 Februari 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Arumi Bachsin yang sekarang bukan lagi Arumi yang dulu. Dari segi penampilan misalnya, dalam keseharian ia senantiasa berpakaian sopan. Hal ini dilakukan sejak suaminya, Emil Dardak, menjabat Bupati Trenggalek.

    “Ada dresscode tidak tertulis. Aku enggak bisa kayak dulu lagi. Di Indonesia kan seluruh pejabat atau kepala daerah yang berperan bukan cuma kepala daerahnya tapi istri bahkan keluarganya pun harus menerima risikonya,” ungkap Arumi Bachsin.

    Dengan tugasnya sebagai istri bupati sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK, Arumi Bachsin harus bisa menyesuaikan diri. Tidak bisa tidak. Bagaimanapun kondisi di Trenggalek jauh berbeda dengan kondisi di Ibu Kota.

    “Aku mencoba berpenampilan sebaik dan sesopan mungkin. Menghargai dan menghormati tempat di mana aku berada. Karena menjadi kepala daerah bukan menjadi diri sendiri melainkan menjadi etalase dan ikon daerah tersebut,” jelas Arumi Bachsin.

    Proses penyesuaian Arumi Bachsin cukup menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Selain cara berpakaian, ia harus mengikuti protokoler dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

    “Kalau ketemu pejabat aku deg-degan karena enggak mengerti harus bagaimana. Awalnya salah tingkah. Lama-kelamaan aku mengerti dan dibawa santai saja, sih. Meskipun enggak bisa seceriwis saat bersama masyarakat dan ibu-ibu PKK,” ungkapnya.

    Sejak suaminya menjadi Bupati Trenggalek, praktis Arumi Bachsin tinggal di Trenggalek dan meninggalkan karirnya sebagai artis.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.