Bintang India Sriti Jha Ingin ke Bali, Sayang Jadwal Acara Padat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan meletakkan poster film Bollywood di Bioskop Regal di New Delhi, India, 28 Maret 2017. AP Photo/Manish Swarup

    Seorang karyawan meletakkan poster film Bollywood di Bioskop Regal di New Delhi, India, 28 Maret 2017. AP Photo/Manish Swarup

    TEMPO.CO, Jakarta - Sriti Jha, bintang film India yang dikenal di Indonesia melalui serial Lonceng Cinta, berkunjung ke Indonesia dan akan menggunakan kesempatan berlibur di Bali. “Saya sering mendengar tentang Bali. Tapi belum sempat ke sana (Bali). Jadi, begitu mendengar ANTV mengundang kami, saya berpikir ini juga bisa menjadi kesempatan merasakan keindahan Bali yang saya dengar selama ini,” kata Sriti. 

    Baca juga: 6 Sinetron India Terpopuler di Indonesia

    Sriti dan Shabbir, aktor yang juga membintangi serial ini, tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, 28 April 2017, sekitar pukul 12.00 WIB. Melihat jadwal yang sudah ditetapkan ANTV, rasanya agak sulit bagi Sriti maupun Shabbir berjalan-jalan sesaat ke daerah yang mereka inginkan. Kalau Sriti berkeinginan ke Bali, Shabbir sesungguhnya berkeinginan mampir ke Raja Ampat, Papua.

    Begitu tiba di Jakarta, Sriti dan Shabbir langsung menuju hotel tempat mereka menginap. Mereka memiliki kesempatan istirahat sekitar tiga jam, lalu harus segera ke Teater Bhineka Tunggal Ika, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di sini, Sriti dan Shabbir harus melakukan geladi resik untuk pertunjukan drama musikal Melodi Lonceng Cinta yang digelar Sabtu malam.

    “Di India, mereka sangat populer. Keduanya ramah, menyenangkan. Permintaannya enggak macam-macam. Intinya enggak repot mendatangkan mereka,” kata Monica Desideria, GM Marketing Communications ANTV. Sayangnya, waktu mereka di Jakarta sangat padat, sehingga tak memungkinkan untuk berwisata. *

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.