Evelyn Masih Bingung Mengapa Aming Menceraikannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diunggah di akun Instagram pribadi milik Tora Sudiro menunjukkan rekannya, Aming dan istrinya, Evelyn Nada Anjani (Kevin) tengah memamerkan buku nikah usai menggelar pernikahannya. instagram.com

    Foto yang diunggah di akun Instagram pribadi milik Tora Sudiro menunjukkan rekannya, Aming dan istrinya, Evelyn Nada Anjani (Kevin) tengah memamerkan buku nikah usai menggelar pernikahannya. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan Aming Supriatna dan Evelyn Nada Anjani 9 bulan lalu sempat menggemparkan publik. Gempar karena si pengantin laki-laki selama ini kita kenal kemayu. Sementara Evelyn terlihat sangat maskulin. Berbulan-bulan pernikahan pasangan ini menjadi sorotan dan cibiran netizen. Kini keduanya kembali menggegerkan publik dengan berita perpisahan mereka. 

    Biasa terlihat mesra di mana pun mereka berada, Aming dan Evelyn saat ini hidup terpisah. Aming mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Selatan dengan alasan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Siapa yang melakukan KDRT dan siapa yang menjadi korban di sini? Aming-kah korban kekerasannya?

    Evelyn saat menemui wartawan di kantor pengacaranya, di bilangan Permata Hijau, Jakarta Barat tampak seperti orang linglung. “Jangankan orang lain kaget. Saya sendiri syok dan masih tidak percaya suami saya memilih jalan ini (perceraian),” ujar Evelyn. Evelyn bingung, episode mana dalam perjalanan pernikahannya ini yang disebut sebagai KDRT.

    “Masalah-masalah kecil, pertengkaran-pertengakaran kecil, ada. Saya anggap wajar, namanya berumah tangga. Tapi enggak ada kekerasan. Enggak ada lempar gelas atau lempar apa,” katanya. Evelyn mengakui, memang sejak bulan Desember, hubungannya dengan Aming sudah bermasalah.

    “Tapi kami masih sempat berlibur bareng ke Lombok. Saya benar-benar masih enggak percaya. Saya bingung, kenapa? Saya terus berusaha mempertahankan, tapi akhirnya seperti ini,” ungkap Evelyn.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.