Tora Sudiro Ditantang Berperan Menjadi Tahu Bulat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tora Sudiro. TEMPO/Nurdiansah

    Tora Sudiro. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Di sejumlah kota besar, jajanan tahu bulat sudah cukup populer. Tahu itu dijual di mobil pikap dengan harga Rp 500 per buah. Digoreng dan disajikan hangat-hangat dengan bumbu asin-pedas. Saking populernya, tahu bulat menjadi bahasa di berbagai stasiun televisi dan situs berita. Siapa sangka, Tora Sudiro, 43 tahun, pernah ditantang untuk memerankan tahu bulat.

    “Kemarin saya malah diminta menjadi tahu bulat di sebuah program stasiun televisi,” kata Tora Sudiro ketika berkunjung ke studio Tabloidbintang.com, Jakarta, pekan ini.

    Belasan tahun menjadi aktor, Tora telah memainkan banyak karakter. Baik karakter makhluk hidup maupun benda mati. “Saya pernah berperan menjadi batu. Bayangkan, Al Pacino si peraih Oscar saja belum pernah menjadi batu, kan? Saya pernah menjadi pohon. Jadi burung hantu juga pernah,” ujarnya.

    Peran batu, pohon, dan burung hantu itu diperoleh Tora ketika memperkuat program variety show Extravaganza beberapa tahun lalu. Namun, di layar lebar, Tora merasa belum mendapat peran yang bervariasi. Ia berharap, film Indonesia akan memberi tantangan peran beragam ke depannya.

    “Saya tidak punya target tahun depan. Yang jelas untuk peran dalam film, saya masih ingin menjajal lebih banyak peran. Selain itu, saya berharap masyarakat semakin mencintai dan semakin bangga terhadap film Indonesia,” kata Tora Sudiro.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.