Ini Alasan Patung Bugil Koleksi Istana Ditutupi Kain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Replika patung Peminta Hujan yang dibalut dengan pakaian yang dipamerkan Museum Tanpa Tanda Jasa di Jedai Kebun Forum, Jumat, 4 November 2016. TEMPO/PITO AGUSTIN RUDIANA

    Replika patung Peminta Hujan yang dibalut dengan pakaian yang dipamerkan Museum Tanpa Tanda Jasa di Jedai Kebun Forum, Jumat, 4 November 2016. TEMPO/PITO AGUSTIN RUDIANA

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Dua patung perempuan yang berdiri saling membelakangi itu menengadahkan kedua tangannya ke atas. Tubuh patung dibalut kain kuning bermotif batik dan kain polos warna oranye muda.

    Pemandangan itu tampak aneh. Sebab, sejatinya kedua patung yang dipajang dalam pameran proyek seni rupa bertajuk "Museum Tanpa Tanda Jasa" di Kedai Kebun Forum Yogyakarta, 22 Oktober-11 November 2016, itu merupakan replika patung koleksi Istana berupa perempuan tanpa busana alias bugil.

    “Karya-karya itu dianggap meresahkan masyarakat,” kata Grace Samboh, salah satu penggagas proyek "Museum Tanpa Tanda Jasa" saat dihubungi Tempo, Jumat, 4 November 2016.

    Bagaimana dengan nasib patung aslinya? Patung aslinya berjudul Peminta Hujan itu karya seniman Cekoslovakia, Marta Jiranskova, pada 1938. Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito yang berkuasa saat itu menghadiahkan patung itu kepada Presiden Sukarno yang terkenal mencintai seni. Jadilah patung perempuan telanjang itu menjadi koleksi Istana Bogor.

    Namun nasib patung-patung itu berubah ketika Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden selama 2004-2014. Tiap kali ada tamu negara asing datang, seperti Presiden Amerika Serikat George W. Bush, patung-patung tampil sopan dengan gaun yang menutup tubuhnya sehingga mirip manekin yang dipajang di etalase pertokoan.

    PITO AGUSTIN RUDIANA

    Baca juga:
    Dhani: Kalau Tak Ada Keputusan Presiden, Kami Duduki MPR
    Diperiksa Senin Depan, Ahok Dipersilakan Membawa Saksi

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.