Nikita Mirzani Yakin Istri Aming Perempuan Tulen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Nikita Mirzani ditemui saat memberikan klarifikasi terkait kasus prostitusi online di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, 31 Desember 2015. Nikita membantah semua tuduhan PSK online yang dialamatkan kepadanya. TEMPO/Nurdiansah

    Artis Nikita Mirzani ditemui saat memberikan klarifikasi terkait kasus prostitusi online di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, 31 Desember 2015. Nikita membantah semua tuduhan PSK online yang dialamatkan kepadanya. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Komedian Aming mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi  Evelyn Nada Anjani, Sabtu, 4 Juni 2016, di Bandung, Jawa Barat. Nikita Mirzani, yang mendengar kabar tersebut, pun ikut berbahagia.

    Nikita tidak peduli terhadap isu pernikahan sesama jenis yang berembus pascapernikahan Aming tersebut. Sejak pertama kali kenal, ibu dua anak itu yakin istri Aming seorang perempuan.

    "Dari dulu Niki tahunya dia emang perempuan. Karena enggak bisa dibohongin body language-nya kayak perempuan," ujar Nikita di Studio Trans TV, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Juni 2016.

    Nikita juga tidak peduli jika Evelyn pernah melakukan suntik hormon agar tampak seperti laki-laki. Menurut Nikita, sekarang yang harus dilihat adalah saat mereka melangsungkan pernikahan.

    "Enggak masalah juga kalau dia (Evelyn) mau suntik hormon atau apa. Menurut aku, mereka paslah," kata artis bertato itu.

    Pernikahan Aming dan Evelyn mengundang kontroversi. Banyak yang menduga Aming menikah dengan sesama jenis lantaran Evelyn menunjukkan beberapa ciri laki-laki, seperti jakun dan jenggot.

    Bahkan ramainya isu tersebut membuat Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Malik Haramain ingin menyelidiki pernikahan Aming dan Evelyn.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.