Pita Suara Syahrini Bermasalah, Panik sampai Harus...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini tampil cantik saat menghadiri konfrensi pers, peluncuran album terbarunya di Jakarta, 27 Januari 2016. Di dalam album terbarunya tersebut juga terdapat lagu berjudul Dream Big berbahasa Inggris yang berkolaborasi dengan DJ Kevin Bun.TEMPO/Nurdiansah

    Syahrini tampil cantik saat menghadiri konfrensi pers, peluncuran album terbarunya di Jakarta, 27 Januari 2016. Di dalam album terbarunya tersebut juga terdapat lagu berjudul Dream Big berbahasa Inggris yang berkolaborasi dengan DJ Kevin Bun.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Syahrini sedang khawatir soal kesehatannya. Mantan teman duet Anang Hermansyah itu sampai menjaga asupan makanan dan membatasi bicara.

    “Karena, kan sedang dirawat ya, sedang juga fokus terhadap pita suara. Aku concern terhadap pita suara aku," kata Syahrini seusai tampil di konser Harmoni Cinta RTV pada Rabu, 18 Mei 2016. "Makanya, enggak boleh ngomong banyak.”

    Kualitas suara bagi seorang penyanyi menjadi aset paling berharga. Sedikit saja ada masalah, akibatnya bisa sangat fatal. Maka Syahrini panik saat muncul gejala tak baik dari pita suaranya. Dia pun lantas mencari solusi agar masalah pada suaranya tak berlanjut. "Suaraku Insya Allah sudah membaik,” ucap Syahrini.

    Baca
    Pemerkosaan Karyawati: Inilah SMS Rahasia Berujung Maut
    Menjelang Nikah, Begini Adegan Hot Sandra Dewi & Calon Suami
    Pembunuhan Karyawati: Pelaku Bebas Masuk Mes karena...
    Takut Dirisak, Tersangka Kasus Enno Ditahan di Ruang Khusus

    Meski baru selesai menjalani perawatan pita suara, Syahrini terus menggeber jadwal manggung. Dia sibuk manggung sampai beberapa bulan ke depan. Pada Kamis, 19 Mei 2016, Syahrini live di televisi beberapa jam. Juga esoknya harinya. Nah, Sabtu nanti Syahrini langsung ke luar kota. “Tetap harus profesional.”

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.