Bukti Cukup, Begini Nasib Penganiaya Tamara Bleszynski

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Tamara Bleszynski dibonceng oleh teman prianya Adrian T. King (kanan) saat mengikuti jalannya rekonstruksi kasus penganiayaan dirinya bersama terlapor I Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat (kiri) di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, Bali, 25 April 2016. TEMPO/Johannes P. Christo

    Artis Tamara Bleszynski dibonceng oleh teman prianya Adrian T. King (kanan) saat mengikuti jalannya rekonstruksi kasus penganiayaan dirinya bersama terlapor I Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat (kiri) di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, Bali, 25 April 2016. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak Selasa 3 Mei 2016  kemarin, penyidik dari Polsek Kuta Utara, Bali, menaikkan status WS, pria yang diduga menganiaya Tamara Bleszynski, sebagai tersangka.

    Penetapan status WS tersebut dilakukan pihak kepolisian dengan adanya alat bukti yang dianggap cukup kuat.

    "Yang penting alat bukti sudah cukup, lah. Kita sudah yakin dan sudah sesuai dengan mekanisme," ungkap Kapolsek Kuta Utara, Bali, Kompol I Wayan Artha Ariawan, kepada Tabloidbintang.com, Kamis 5 Mei 2016.

    Baca Juga: Tamara Bleszynski Bertemu Penjambaknya, Inilah yang Terjadi

    Meski sudah dijadikan tersangka, WS tidak langsung ditahan. Salah satu alasannya, WS selama ini sangat kooperatif.

    "(Penahanan) Itu kan tidak wajib. Penyidik merasa dia sudah sangat kooperatif mengikuti tahapan-tahapan penyidikan. Setiap saat dia kita suruh hadir, datang. Pertimbangan itu yang jadi dasar kita tidak melakukan penahanan," papar Kompol Wayan.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.