Bayi Pasha Ungu Bilirubin, Tak Boleh Pulang dari Rumah Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha, menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, Jakarta, 24 Juli 2015. Ia mencalonkan dirinya sebagai wakil wali kota Palu, Sulawesi Tengah dari partai PAN. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha, menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, Jakarta, 24 Juli 2015. Ia mencalonkan dirinya sebagai wakil wali kota Palu, Sulawesi Tengah dari partai PAN. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Kabar bahagia datang dari pasangan Pasha Ungu dan Adelia Wilhemina. Adelia pada Senin, 7 Desember 2015, melahirkan anak ketiga yang diberi nama Aliyan Akhtar Raja Sulaiman melalui operasi caesar di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta.

    Rencananya, Adelia beserta putranya akan pulang ke rumah Kamis, 10 Desember 2015. Namun, karena ada sedikit gangguan kesehatan pada Aliyan, Adelia pun belum diperbolehkan pulang.

    "Saya cuma mau kasih tahu, Adel belum akan ke luar rumah sakit hari ini karena ada alasan medis. Kalau enggak saya salah sebut, bilirubin-nya masih tinggi," ujar Pasha Ungu di RSPI, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Desember 2015. Bilirubin yang tinggi biasa terjadi pada bayi yang baru lahir.

    Padahal hari ini Pasha sudah jauh-jauh datang dari Palu, Sulawesi Tengah, langsung ke RSPI untuk menjemput istri dan anaknya. Vokalis band Ungu itu pun sempat ingin melunasi biaya perawatan.

    Pasha menerangkan, anak ketiga dari Adelia itu masih membutuhkan perawatan intensif dari dokter. "Perlu sedikit penanganan dari dokter. Saya kurang tahu istilahnya. Saya kira paling cepat besok (Jumat), paling lambat lusa (Sabtu)," kata Pasha Ungu.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.