Disebut Jadi Tokoh Jahat, Ini Kata Ayu Gani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model Indonesia Ayu Gani, berpose dalam sesi foto final yang mengantarkannya sebagai juara Asia's Next Top model masa tayang ketiga. Gani juga mencatat sejarah sebagai model pertama asal Indonesia yang memenangkannya. Asntm3.com

    Model Indonesia Ayu Gani, berpose dalam sesi foto final yang mengantarkannya sebagai juara Asia's Next Top model masa tayang ketiga. Gani juga mencatat sejarah sebagai model pertama asal Indonesia yang memenangkannya. Asntm3.com

    TEMPO.CO, Jakarta—Ayu Gani sempat bingung karena disebut sebagai tokoh jahat dalam reality show Asia's Next Top Model. “Saya tidak tahu persis dari mana sebutan jahat itu berasal,” kata Gani kepada Tempo, Jumat, 19 Juni 2015. Menurut Gani, apa yang terjadi dalam tayangan televisi itu sudah melalui proses penyuntingan dan dilakukan untuk keperluan acara televisi.

    “Bagi saya, wajar saja kalau sesama perempuan berkumpul, lalu muncul grup dan permasalahan,” ujar Gani, 23 tahun. Dia merujuk pada konflik yang terjadi selama masa karantina di antara kontestan Indonesia dan Filipina. Permasalahan kala itu bermula saat Gani menemukan selai kacang di dalam stoples yoghurt milik bersama para model.

    Rupanya, kontestan asal Filipina, Monika Santa Maria, menjadi satu-satunya gadis yang doyan mengudap selai kacang di rumah para model. Ketegangan juga sempat memuncak saat Monika mengatakan kepada teman-temannya bahwa gadis asal Indonesia tidak bakal memenangi kompetisi tersebut. Perseteruan antara Gani dan Monika ini bahkan menuai perang kecil di antara pendukung keduanya.

    Menurut Gani, di balik semua drama yang terjadi di depan kamera, mereka semua sebenarnya bersahabat hingga kini. “Kami bersahabat baik hingga sekarang dan semuanya saling mendukung satu sama lain,” kata Gani. Secara khusus Gani bahkan berkomentar di akun Instagram Monika dan mengatakan kekagumannya terhadap model cantik keturunan Malaysia-Filipina itu. Tidak tanggung-tanggung, Gani bahkan mengatakan kepada Monika bahwa dia boleh datang kapan saja ke Jakarta dan tinggal bersamanya.

    Pekan lalu, Ayu Gani baru saja dinobatkan sebagai pemenang Asia's Next Top Model 2015. Dia bersaing ketat dengan kontestan asal Filipina, Monika Santa Maria, dan Aimee Cheng Bradshaw asal Singapura. Di final, Gani dipilih para juri menjadi Asia's Next Top Model.

    Gani sempat merahasiakan kemenangannya dari publik selama kurang-lebih lima bulan seusai proses pengambilan gambar yang rampung pada akhir tahun lalu. Karena menang, dia diganjar kontrak modeling dengan agensi internasional Storm yang berbasis di London, mobil Subaru, serta foto cover majalah mode Harper's Bazaar Singapura bulan Juli yang kini sudah beredar. Dengan kemenangannya itu, Gani mencetak sejarah baru sebagai orang Indonesia pertama yang memenangi Asia's Next Top Model.

    Asia's Next Top Model tahun ini merupakan produksi musim ketiga dari acara pencarian model top Asia itu. Acara ini merupakan waralaba dari kompetisi America's Next Top Model besutan Tyra Banks asal Amerika Serikat. Gani sendiri sebenarnya baru dikenal publik saat menjadi pemenang favorit Wajah Femina 2011 dan kemudian ikon Jakarta Fashion Week 2012. Gani juga sempat menjadi model iklan televisi produk makanan ringan kacang Mayasi.

    SUBKHAN | LUHUR PAMBUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.