Heboh Artis Pelacur, Bella Shofie Punya Cerita  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bella Shofie. twitter.com

    Bella Shofie. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Bella Sofhie mengomentari prostitusi kalangan selebritas yang menjadi topik pembicaraan panas. Bagi dia, hubungan suami-istri lebih baik dilakukan bersama suami sendiri. "Buat aku, lebih baik dengan suami, yang halal," katanya di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin malam, 11 Mei 2015.

    Isu bisnis prostitusi di kalangan artis kembali menghangat seusai penangkapan germo kelas atas, Robby Abbas. Muncikari ini menawari pelanggan kencan dengan wanita dari kalangan artis. (Baca: Pengakuan Terbuka Catherine Wilson Soal Artis Pelacur)

    Tak berselang lama setelah kasus ini terkuat, beredar daftar inisial artis yang disebut-sebut bisa diajak kencan. Inisial BS tercantum dalam daftar tersebut. Ditanya tentang hal ini, Bella menolak berkomentar. "No comment," katanya. 

    Tata Liem, manajer Bella, mengatakan kliennya tidak akan melakukan pekerjaan seperti itu. "Kami cuma terima pekerjaan soal seni, seperti film atau model," kata Tata dalam kesempatan yang sama. (Baca: Video Penangkapan Artis AA Beredar di YouTube)

    Ihwal kabar bahwa manajer bisa memfasilitasi artisnya "bekerja sampingan', Tata mengatakan kinerja suatu manajemen artis harus dilihat dulu. "Mana manajemen yang beneran atau yang bukan bisa kelihatanlah," katanya.

    Sebelumnya, germo Robby Abbas ditangkap di sebuah hotel mewah di kawasan Jakarta Selatan saat menjajakan wanita kepada polisi yang menyamar, Jumat, 8 Mei 2015. Seorang wanita yang berprofesi sebagai model dan pemain film berinisial AA, 22 tahun, turut ditangkap di kamar hotel. (Baca juga: Robby Abbas Bicara Soal Inisial Nama Artis yang Bisa Dibayar)

    Sementara Robby dijadikan tersangka, AA hanya berstatus saksi. Polisi menggunakan Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang permuncikarian untuk menangani kasus, sehingga pekerja seks hanya berstatus orang yang dijual oleh muncikari dan dilepaskan oleh polisi.

    Sejak kasus ini mencuat, daftar inisial nama yang disebut-sebut artis menyebar di media sosial dan Blackberry Messenger. Daftar nama itu juga menyertakan kisaran harga yang ditawarkan, yakni Rp 80-200 juta. (Baca: Polisi Usut Nama yang Hapus Kontak di BBM Robby Abbas)

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.