Penyanyi Iga Mawarni: Perempuan Hebat Itu....  

Reporter

Iga Mawarni. TEMPO/Yosep Arkian

TEMPO.CO, Jakarta - Di mata penyanyi jazz Iga Mawarni, pendidikan tinggi bukan satu-satunya patokan untuk menentukan kehebatan seorang perempuan. "Perempuan hebat bila dapat bermanfaat bagi sekitarnya, dari yang terkecil, ya keluarga atau masyarakat," ujar biduanita ini kepada Antara News beberapa waktu lalu.

Kini, perempuan juga bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya sama seperti pria. Namun yang lebih penting adalah bagaimana menyeimbangkan upaya mengejar cita-cita dengan memberi kontribusi untuk masyarakat. Menurut penyanyi 41 tahun itu, percuma menjadi orang berpendidikan bila tidak bisa menginspirasi sekitarnya.

"Saya bukan mengecilkan yang mengejar pendidikan. Tapi jangan semata-mata itu saja yang dikejar karena kehebatan itu ketika orang lain merasakan ada manfaat kita di situ," tutur anggota grup vokal 5 Wanita bersama Rieka Roeslan, Nina Tamam, Andien, dan Yuni Shara.

Selain itu, menurut Iga Mawarni, perempuan harus cerdas seperti yang diperjuangkan oleh Kartini. Namun, tolok ukur kecerdasan berbeda dengan kepintaran yang berpatok pada tingkat pendidikan.

"Kartini tidak mengajak perempuan untuk ngotot berpendidikan tinggi, tapi mengajak untuk cerdas. Kalau cerdas, di mana pun bisa menyelesaikan masalah, orang pintar belum tentu," ujarnya.

Kodrat perempuan yang berperan besar dalam mengurus keluarga di rumah juga tetap harus dijalani dengan baik, lanjut dia, termasuk urusan dapur. "Bahwa perempuan ada di belakang, dapur, iya, tapi jangan berpikir bahwa kamu orang terbelakang, jangan bodoh," kata Iga.

ANTARA






Iran Tak Terima Didepak dari Komisi Perempuan PBB

52 hari lalu

Iran Tak Terima Didepak dari Komisi Perempuan PBB

Iran dikeluarkan dari Komisi Perempuan PBB karena alasan kebijakan Teheran yang bertentangan dengan hak-hak perempuan dan anak perempuan.


Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

30 November 2022

Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

Masa depan Iran di badan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan PBB akan ditentukan pada pertengahan Desember mendatang.


Pesan Anne Hathaway untuk G20: Letakkan Perempuan di Jantung Pemulihan Ekonomi

14 November 2022

Pesan Anne Hathaway untuk G20: Letakkan Perempuan di Jantung Pemulihan Ekonomi

Anne Hathaway meminta negara-negara anggota G20 memprioritaskan inklusivitas terhadap perempuan dalam mendorong pemulihan ekonomi.


Taliban Melarang Perempuan Memasuki Taman Hiburan di Kabul

10 November 2022

Taliban Melarang Perempuan Memasuki Taman Hiburan di Kabul

Pemerintahan Taliban di Afghanistan akan membatasi perempuan mengakses taman umum, termasuk taman hiburan.


Inang Disaksikan 401 Ribu Orang, Naysilla Mirdad Bicara Perjuangan Hak Perempuan

19 Oktober 2022

Inang Disaksikan 401 Ribu Orang, Naysilla Mirdad Bicara Perjuangan Hak Perempuan

Di film Inang, Naysilla Mirdad berjuang menyelamatkan bayi dalam kandungannya dari kekuatan jahat setelah sang kekasih tidak mau bertanggung jawab.


Swiss Mengusulkan Denda US$ 1.000 bagi Pelanggar Larangan Burqa

13 Oktober 2022

Swiss Mengusulkan Denda US$ 1.000 bagi Pelanggar Larangan Burqa

Swiss melarang penggunaan penutup wajah di tempat umum setelah referendum Maret 2021. Pelanggar aturan itu akan didenda.


Pengadilan Arab Saudi Hukum Aktivis Hak Perempuan 34 Tahun Penjara

16 Agustus 2022

Pengadilan Arab Saudi Hukum Aktivis Hak Perempuan 34 Tahun Penjara

Vonis terhadap Salma al-Shehab merupakan hukuman terlama yang pernah dijatuhkan kepada aktivis pembela hak-hak perempuan di Arab Saudi


1 Tahun Taliban Berkuasa, Wanita Afghanistan Masih Memperjuangkan Haknya

9 Agustus 2022

1 Tahun Taliban Berkuasa, Wanita Afghanistan Masih Memperjuangkan Haknya

Taliban berkuasa di Afghanistan dalam setahun ini dan kaum wanita berjuang untuk mendapatkan hak, termasuk dalam bidang pendidikan dan pekerjaan.


25 Tahun Malala Yousafzai: Hak Perempuan, Taliban dan Nobel Perdamaian

12 Juli 2022

25 Tahun Malala Yousafzai: Hak Perempuan, Taliban dan Nobel Perdamaian

Malala Yousafzai aktivis bidang kesejahteraan dan hak-hak perempuan. Wanita muda asal Pakistan ini pernah ditembak pasukan Taliban dan koma 10 hari.


Ramai Kekerasan Seksual, Perlindungan Perempuan di Pesantren Belum Maksimal

9 Juli 2022

Ramai Kekerasan Seksual, Perlindungan Perempuan di Pesantren Belum Maksimal

Kekerasan seksual yang terjadi di institusi pendidikan berbasis agama kerap mengkriminalisasi korban karena anggapan tempat itu suci.