Ada Dua Hari Baik untuk Pernikahan Gibran-Selvi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan calon istrinya Selvi Ananda saat konfrensi pers menjelang pernikahannya di gedung Graha Saba, Surakarta, Jawa Tengah, 14 April 2015. Meski tidak menyampaikan secara rinci kapan tanggal pernikahan akan dilaksanakan, Iriana memastikan waktu digelarnya pernikahan awal Juni 2015 nanti. Tempo/Bram Selo Agung

    Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan calon istrinya Selvi Ananda saat konfrensi pers menjelang pernikahannya di gedung Graha Saba, Surakarta, Jawa Tengah, 14 April 2015. Meski tidak menyampaikan secara rinci kapan tanggal pernikahan akan dilaksanakan, Iriana memastikan waktu digelarnya pernikahan awal Juni 2015 nanti. Tempo/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Solo - Konsultan penanggalan Jawa dari Museum Radya Pustaka Surakarta Totok Yasmiran berpendapat ada dua hari baik pada Juni 2015 untuk pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, dengan Selvi Ananda.

    Menurut Totok Yasmiran, seorang ahli pawukon secara weton, di Solo, Jawa Tengah, dari hitungan angka kelahiran atau weton putra sulung Jokowi, Gibran, dengan calon istrinya, Selvi, sama-sama mempunyai penjumlahan weton 13, sehingga jika ditotalkan 26.

    Totok Yaspiran menuturkan jumlah 26 kemudian dibagi lima dan sisanya satu. Satu ini artinya Sri atau makmur. Maka pasangan Gibran dan Selvi dianggap ada kecocokan. Gibran yang lahir pada Kamis Legi tanggal 1 Oktober 1987 dan Selvi lahir pada Senin Pahing, 9 Januari 1989. Perhitungan penjumlahan weton memiliki kecocokan.

    Totok menjelaskan dalam penghitungan penanggalan Jawa semuanya bersumber dari sejumlah kitab kuno. Pihak biasa menggunakan serat Pawukon yang paling terkenal, ditulis oleh Padmasusatra pada 1903.

    Namun, kata dia, memilih hari juga dapat referensi buku Primbon Jawa karya Tinoyo dan kitab Centhini. Ia menjelaskan dari perhitungan penanggalan Jawa, jika rencana pernikahan Gibran-Selvi pada Juni 2015, maka ada dua hari yang baik, yakni Sabtu Legi yang jatuh pada 6 Juni dan Minggu Wage atau 14 Juni.

    Menurut Totok Yasmiran, waktu terbaik untuk menikah pada Sabtu, 6 Juni,  mulai pukul 08.25 WIB hingga 10.48 WIB. Sedangkan pada hari Minggu, 14 Juni, pukul 13.00 WIB hingga 15.36 WIB.  Untuk Sabtu Legi memiliki sifat Lakuning Rembulan atau perjalanan bulan, sedangkan Minggu Wage memiliki sifat Lakuning Angin atau perjalanan angin. "Kedua hari itu baik untuk melangsungkan pernikahan. Namun hari kedua lebih baik dibanding yang pertama," katanya.

    Totok Yasmiran kemudian menyarankan agar menghindari pernikahan di  hari Senin Kliwon, 15 Juni dan Kamis Pon, 16 Juni. Senin harus dihindari karena berarti Sampar Wangke atau menyandung bangkai, sedangkan Kamis Pon, artinya Tali Wangke atau pengikat bangkai. "Dua hari itu biasanya dihindari masyarakat untuk menggelar acara seperti pernikahan atau pindah rumah," kata Totok.

    Namun hari Sampar Wangke dan Tali Wangke biasanya dipercaya bagus oleh masyarakat Jawa untuk melakukan hal yang lain, seperti membangun pagar rumah atau mengecat rumah.

    Ibu Negara Iriana Jokowi sebelumnya memperkenalkan calon menantunya, Selvi Ananda, Putri Solo 2009, yang akan dinikahkan dengan putra sulungnya, Gibran Rakabuming, pada awal Juni 2015. Namun Iriana Jokowi belum mengatakan kepastian tanggal berapa pernikahan Gibran-Selvi dilangsungkan.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto