Penyanyi Korban Pelecehan Itu Justin Bieber dari Subang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan anak. youtube.com

    Ilustrasi penganiayaan anak. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rendy (bukan nama sebenarnya), penyanyi remaja korban pelecehan manajernya, masih malu-malu kalau pertama diajak mengobrol. Tapi ia akan heboh dan ceria beberapa menit kemudian kalau hatinya lagi cocok.

    Penyanyi remaja yang sedikit mirip penyanyi asal Kanada, Justin Bieber, itu mengaku ingin seperti Justin. "Saya memang ingin terkenal kayak Justin Bieber, " katanya kepada Tempo beberapa waktu silam.

    Manajernya yang berkewarganegaraan Singapura melakukan pelecehan dan pencurian ketika dia tampil di luar negeri. Senin, 9 Maret 2015 lalu, Rendy melaporkan manajer berinisial AD itu ke Komisi Nasional Perlindungan Anak. Tiga hari kemudian, pengacaranya melaporkan ulah manajernya ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan pencurian.

    "Mencuri laptop, baju-baju show Rendy, dan juga gitar. Tapi gitarnya sudah dikembalikan secara terselubung dan ada kamera juga," kata Eddy Ribut, kuasa hukum Rendy.

    Bocah asal Subang yang kini remaja ini memang memiliki perjalanan karier mirip Justin Bieber: tenar melalui media sosial YouTube. Suaranya yang khas menarik perhatian seorang mahasiswa asal Subang, yang mengunggah video Rendy mengamen dengan latar kedai sederhana. Ternyata masyarakat dunia maya menyukai aksi bernyanyi anak itu. Lebih dari 9,3 juta penonton yang melihat aksinya menyanyi di YouTube.

    Anak pertama dari empat bersaudara itu memang berprofesi sebagai pengamen cilik. Dunia jalanan sudah sangat hangat di dirinya. "Semua keluarga saya dulu ngamen," kata dia.

    Kesulitan keuangan memang membelitnya saat itu. Dia sempat putus sekolah dan biasa jarang pulang demi mencari uang untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. Dia terbiasa tidur di ubin emperan toko bersama teman-temannya tanpa alas. Dia mengaku sudah biasa diusir dan dibentak pemilik toko yang hendak membuka toko. Ia pun paling takut ketika berhadapan dengan preman jalanan yang memalak hasil keringatnya dan bahkan kadang dengan pukulan.  "Kalau di jalanan itu sudah biasa, " kata dia.

    Alfas Hermansyah, manajernya ketika itu, melihat bocah penuh talenta itu. Selain melalui dunia maya, Alfas ternyata sudah beberapa kali melihat Rendy beraksi di jalanan. Rendy pun diajak mengikuti sebuah ajang pencarian bakat sebuah operator seluler dan berhasil meraih juara 3 pada kompetisi itu. Karier Rendy menanjak hingga dia tenar di tingkat nasional.

    Dalam setahun terakhir, Rendy dengan Arif Dollah, manajernya asal Singapura, banyak tampil di Malaysia dan Singapura. Justru di sana terjadi masalah yang dihadapi remaja ini. Tiba-tiba ia melaporkan manajernya karena menipu dan membelanjakan duit simpanannya hingga habis. Arif juga didakwa membawa lari paspor serta barang pribadi Rendy. Terakhir, Rendy menyebut ada pelecehan seksual yang dilakukan manajernya itu dan melaporkannya ke Komisi Nasional Perlindungan Anak.

    Rendy memang ingin seterkenal Justin Bieber. Namun, begitu ia populer sekarang, ia harus belajar berhati-hati seperti Justin, yang belakangan menjadi sombong.

    MITRA TARIGAN | AW


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.