Mahasiswa IKJ Doakan Mahar 'Laskar Pelangi'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Verrys Yamarno (depan kanan) dengan para pemeran film Laskar Pelangi saat sesi foto bersama, di Jakarta, 26 September 2008. (Dok. TEMPO/Yosep Arkian)

    Verrys Yamarno (depan kanan) dengan para pemeran film Laskar Pelangi saat sesi foto bersama, di Jakarta, 26 September 2008. (Dok. TEMPO/Yosep Arkian)

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan mahasiswa Institut Kesenian Jakarta yang telah menunggu jenazah Verrys Yamarno sejak Senin sore, 12 Januari 2015, bergiliran memberi penghormatan terakhir. Mereka adalah mahasiswa Fakultas Film dan Televisi. Beberapa di antaranya tampak menangis.

    Verrys Yamarno, 18 tahun, pemeran Mahar dalam film Laskar Pelangi ditemukan meninggal di kamar kosnya, Jalan Kramat V, Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, pada Senin sore lalu sekitar pukul 14.30 WIB. (Baca: Pemeran Mahar Film Laskar Pelangi Meninggal di Kos)

    Setelah dibungkus kain kafan, jenazah Verrys dibaringkan di kamar jenazah RSCM, Jakarta Pusat, sekitar pukul 23.45 WIB. Teman dan kerabat diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir selama kurang-lebih sepuluh menit.

    "Ini suatu pukulan bagi angkatan kami," kata Yogi Pratama, 19 tahun, teman seangkatan Verrys di IKJ, kepada Tempo, Selasa, 13 Januari 2014.

    Yogi dan teman-temannya datang setelah kegiatan UAS mereka rampung. Sejak mendapat kabar Verrys meninggal sekitar pukul 17.00 WIB, Yogi dan teman-temannya bergegas menuju RSCM. Namun mereka harus menunggu jenazah dimandikan lalu dibungkus kain kafan.

    Setelah melayat dan mengantar jenazah Verrys hingga ke mobil ambulans, mereka kembali berkumpul di halaman luar kamar jenazah. Dengan membentuk lingkaran kecil, mereka kembali berdoa untuk Verrys dan keluarga. Atas nama Fakultas Film dan Televisi ITB, mereka menyampaikan rasa duka yang mendalam. "Semoga arwah Verrys diterima di sisi-Nya,"

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Berita Terkait:
    Ikal Laskar Pelangi Oles Minyak ke Tubuh Mahar
    Kesaksian Teman Mahar Laskar Pelangi Sebelum Tewas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.