Ringgo Agus Rahman Keranjingan Media Sosial

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ringgo Agus Rahman. TEMPO/Nurdiansah

    Ringgo Agus Rahman. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ringgo Agus Rahman, 32 tahun, mengaku ketagihan menikmati layanan di dunia media sosial. "Saya addict dalam hal berita. Tiap hari bangun pagi, yang saya cari headline berita," kata Ringgo saat peluncuran BeeTalk di Soehana Hall, Gedung Energi, Jakarta Selatan, pada Selasa, 18 November 2014.

    Ia mengaku tidak mau ketinggalan berita. "Seperti pagi tadi, saya langsung cari berita soal kenaikan harga BBM," ujar pria kelahiran Purwakarta ini.

    Bahkan, ketika syuting sinetron Kita Nikah Yuk, Ringgo tak pernah meninggalkan telepon genggamnya untuk mengetahui berita terkini. "Saat break syuting, pasti saya langsung lihat berita," tuturnya. (Baca: Ringgo Agus Berkurban Atas Nama Ibunya)

    Berita yang ia maksud adalah terkait dengan politik, film, dan otomotif. "Bukan lihat mobil canggih, mahal-mahal, saya cari info soal sepeda motor di berita otomotif," katanya.

    Ringgo mengaku belum pernah dibajak di dunia media sosial. "Yang dibajak kan yang menarik, saya kan tidak menarik," ujarnya sambil tertawa. (Baca: Cara Agus Ringgo Mencintai Indonesia)

    Menurut ia, media sosial itu menghubungkan semua. Berita gempa langsung bisa diketahui secara meluas lewat media sosial. Kalau dulu, tutur Ringgo, masih menunggu berita televisi atau koran. Namun, dengan adanya media sosial, informasi lebih jadi mudah tersebar dan diakses.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler:
    Artis FTV Ditangkap, BNN: Tidak Ada Inisial DR 
    Ira Koesno Jadi Panelis Acara Indonesia Cerdas
    Pasar Seni ITB, Ahad Ini Bandung Bakal Macet 
    Solange Knowles, Adik Beyonce Menikah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.