Jadi Diri Sendiri Ala Tri Handoko

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perancang busana, Tri Handoko. TEMPO/Dasril Roszandi

    Perancang busana, Tri Handoko. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta:Setiap perancang memiliki kreativitas untuk menerjemahkan karyanya. Perancang Tri Handoko yang meluncurkan Austere yang ikut ambil bagian dalam acara Bazaar Fashion Festival 2014, pekan lalu di JCC, Senayan, Jakarta Selatan menghadirkan koleksi busana siap pakainya dalam sebuah peragaan. (Baca: Inspirasi Balerina untuk Koleksi Natal Bubble Girl)


    "Ini sesuatu yang sangat berarti. sebuah kejujuran yang menjadi dasar buat saya untuk berkarya. Wujud keindahan yang murni, sebuah proyek yang berasal dari cinta," kata Tri Handoko.

    Dia menerjemahkan Austere sebagai, "Sederhana tanpa unsur kemewahan," kata pemilik label DNA ini.

    Tri mencipatakan Austere bagi wanita modern yang mwmiliki kepribadian kuat, karakter dan berdeterminasi. Wanita yang tahu siapa mereka dan apa yang mereka inginkan untuk berani menjadi diri sendiri.

    Pada koleksinya ini Tri mengusung Porcelain by Austere yang berarti kehalusan dari sisi sebuah porselen yang bersih dan dikombinasikan dengan kelembutan dan kehalusan tanpa sesuatu yang kasar.


    "Gayanya sangat klasik dengan potongan, bentuk dan sentuhan modern."

    Tri menghadirkannya dalam warna dasar seperti hitam, putih, abu-abu untuk berbagai jenis bahan seperti katun, semi wol, suide dan sintetis.


    "Saya membuat koleksi ini untuk representasi diri untuk selalu bersikap benar, sederhana dan jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. Hal ini sudah lama saya lakukan, menjadi diri sendiri saya tuangkan dalam Porcelain by Austere Tri Handoko" kata dia. (Baca: Saat Logo Indomaret Jadi Inspirasi Mode)

    HADRIANI P

    Terpopuler
    Takut Pro Kontra, Jupe Akan Nikahi Pendonor Sperma 

    Nia Ramadhani Sempat Khawatir Anaknya Sekolah

    Kim Kardashian Merasa Seksi, Akibat Ulah Suaminya 

    Nia Ramadhani Rajin Jahitkan Baju untuk Putrinya 

    Album Pongki Barata Rajai iTunes Indonesia




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.