Godzilla Janjikan Petualangan yang Emosional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Godzilla (2014). Wikipedia.org

    Film Godzilla (2014). Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Godzilla kembali menyerang kota! Setelah kekacauan dan kehancuran yang ditimbulkan pada 2008, kadal mutasi ini kembali muncul dalam film remake garapan sutradara Gareth Edward yang rilis Jumat, 16 Mei 2014.

    Di bawah naungan rumah produksi Warner Bros Pictures dan Legendary Picture, naskah garapan Max Borenstein ini digadang-gadang menjadi film animasi monster terbaik setelah Jurassic Park buah karya sutradara ternama Steven Spielberg.

    Godzilla yang satu ini menjanjikan kesan lebih emosional. Seperti dilansir Fox News, film Godzilla melibatkan sisi emosional dan kerap menyajikan petualangan yang menakutkan. (Baca: Godzilla, Obat Luka Lama Idola Raja Para Monster)

    Hal ini dapat dilihat dari jalinan alur dan emosi para tokoh yang diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson, Elizabeth Olsen, Bryan Cranston, Juliette Binoche, David Strathairn, Sally Hawkins, dan Ken Watanabe.

    Pertempuran melawan monster ini dimulai ketika Joe Brody (Cranston) dan istrinya (Juliette Binoche) mencoba mengungkap kebenaran di balik hancurnya pembangkit listrik tenaga nuklir tempat mereka bekerja 15 tahun silam.

    Investigasi bersama anak terasing (Aaron Taylor-Johnson) memicu serangkaian peristiwa yang melepaskan makhluk prasejarah, Muto. Kejadian demi kejadian menampilkan bukan hanya pertarungan fisik, tapi juga gejolak emosi. Dan seperti superhero lainnya, hanya satu yang dapat menyelamatkan dunia. Film yang diadaptasi dari monster legendaris Jepang ini juga dijanjikan lebih modern dan realistis oleh sang sutradara.

    ANINGTIAS JATMIKA | FOX NEWS

    Terpopuler

    Cinta Laura Lulus Cum Laude 
    Godzilla, Obat Luka Lama Idola Raja Para Monster
    Arizal, Sutradara Film-film Laris, Meninggal Dunia



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.