Sebelum Wafat, Ustad Uje Bermanja-manja ke Ibunya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustadz Jefri sebelum berceramah di kawasan Tanah Baru, Depok Maret 2011. Jenazah Uje akan dimakamkan di TPU Karet Bivak. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ustadz Jefri sebelum berceramah di kawasan Tanah Baru, Depok Maret 2011. Jenazah Uje akan dimakamkan di TPU Karet Bivak. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepergian Ustad Jeffry Al-Buchori mengagetkan Tatu Mulyana, sang bunda. Menurut dia, Uje sempat mengatakan kepada istrinya bahwa dia ingin dimakamkan di dekat ayahnya.

    "Kemarin sekitar dua hari lalu dia sempat bilang ke istrinya kalau meninggal mau dimakamkan dekat bapaknya," kata ibu Uje saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat, 26 April 2013.

    Ibunda tidak menyangka kalau anak ketiganya itu benar-benat meninggal. Sedangkan Pipik Dian Irawati, sang istri, sempat marah ketika mendengar kata-kata tersebut.

    Tidak hanya itu, ketika berkunjung ke rumah ibunya, Uje sempat bersikap manja. Uje bersandar dan bertanya pada sang ibu. "Jepri nanya, 'umi air mata umi masih banyak enggak?' Saya tanya emang kenapa? Dia bilang 'kalau Jepri udah abis," katanya.

    Tatu Mulyana tidak mengira kata-kata tersebut seperti pertanda atau firasat kepergian anaknya. Uje mengalami kecelakaan motor tunggal pada Jumat dinihari, 26 April 2013 di Pondok Indah dan meninggal dunia karena luka di kepala.

    NANDA HADIYANTI

    Berita Lain:
    Ustad Jefry Al Buchori Tutup Usia di Pondok Indah

    Ustad Uje Kecelakaan Usai Ngopi di Kemang

    Motor Gede Ustad Uje Terlempar 20 Meter

    Ustad Uje Terpelanting Usai Tabrak Pohon Palem


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.