Tommy Kurniawan Tak Mau Masuk Partai Mertua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tommy Kurniawan. TEMPO/Dasril Roszandi

    Tommy Kurniawan. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Tommy Kurniawan menjadi calon anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pemilu 2014. Ternyata sebelumnya dia hampir saja mengikuti jejak mertuanya, Fadel Muhammad, untuk bergabung di Partai Golkar.

    "Sudah hampir masuk Golkar. Tapi saya mikir lagi. Di PKB saya masih bisa berkembang. Saya kan masih muda dan masih bisa belajar," kata Tommy saat ditemui di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Kamis, 28 Februari 2013.

    Alasan lain Tommy memilih menjadi kader partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu lantaran dia menilai PKB jauh dari masalah seperti partai-partai lain. Tommy yakin bisa menjalani visi dan misinya dengan bergabung di partai tersebut.

    "Saya harus jadi caleg melalui partai. Terutama untuk bidang kepemudaan, olah raga, seni. Kalau hanya di belakang layar, omongan kita nggak akan didengar," ujar pria berusia 28 tahun ini.

    Tommy semakin yakin langkahnya terjun ke panggung politik karena istrinya, Fatimah Tania Nadira, ikut mendukung. Dia pun tak khawatir bila nanti terpilih akan jauh dari keluarga, terutama anaknya, Muhammad Al-Fatih Fabrizio. "Justru kalau kerja di DPR, saya bisa lebih banyak sama keluarga ketimbang jadi artis," katanya.

    Selain Tommy, ada sederet artis lain yang juga bergabung di PKB. Mereka antara lain, Arzetti Bilbina, Krisna Mukti, dan Mandala Shoji. Kesemuanya akan menjadi caleg mewakili daerah pilihan berbeda.

    YAZIR FAROUK


    Berita terpopuler:

    Tiga Penjahat dalam Film The Amazing Spider-Man 2
     
    Susahnya Syuting Java Heat di Candi Borobudur
    Film Java Heat Bukan Film Impor  
    Yovie Widiyanto Akan Ciptakan Lagu dari Penonton
    D'Masiv Masih Kerja Keras Demi Aliran Jazz


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.