Pihak Eza: Dipukul 2 Jam, Bisa Mati Anak Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eza Gionino. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Eza Gionino. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus penganiayaan Ardina Rasti semakin terungkap setelah rekaman suara yang diduga Ardina Rasti dan mantan kekasihnya Eza Gionino tersebar di dunia maya. Pihak Eza mengadakan klarifikasi mengenai rekaman sepanjang 44 menit tersebut.

    “Eza membenarkan adanya cek-cok dengan Rasti, tapi ya cek-cok biasa. Kalau soal direkam dia saja tidak tahu, bagaimana dia bisa ingat?”, ujar kuasa hukum Eza Gionino, Hendrik Jehaman ditemui di Cibubur Jakarta Sabtu 26 Januari 2013.

    Keganjilan juga dirasakan karena rekaman tersebut seperti dibuat-buat. Ada bagian-bagian pertengkaran yang terpotong. “Saya sudah tanyakan ke Eza langsung masalah rekaman, dia bilang masa iya bentrok terus diam lagi terus bentrok lagi, yang benar saja dong”, tutur Hendrik.

    Selain suara pertengkaran yang terpotong, pihak Eza juga menganggap pernyataan Rasti tidak logis, “sekarang dipikir saja, dia mengakunya dipukuli selama dua jam? Bisa mati anak orang kalau dipukuli terus-terusan”, sanggah kuasa hukum yang membela Eza Gionino.

    Pihak pesinetron 22 tahun ini menyatakan Keluarga Eza masih mengusahakan adanya perdamaian secara kekeluarga jika pihak Rasti mau bertemu. “Kasus ini ringan, sebenarnya cepat. Saya yakin dalam waktu dua minggu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan kalau memang tidak ada perdamaian”, ujar Hendrik Jehaman.

    NANDA HADIYANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.