Kisruh Konser Shah Rukh Khan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shah Rukh Khan tampil menghibur penggemarnya di Indonesia dengan sejumlah lagu dari film yang dibintanginya, dalam konser

    Shah Rukh Khan tampil menghibur penggemarnya di Indonesia dengan sejumlah lagu dari film yang dibintanginya, dalam konser "Temptation Reloaded" di Sentul International Cenvention Center, Bogor, Jawa Barat,(8/12). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta -Hujan, menunggu, dan berdesak-desakkan, itulah kondisi yang dialami ribuan penonton konser Shah Rukh Khan di Sentul International Convention Center, Sabtu, 8 Desember. "Tidak ada manajemen yang bagus, petunjuk tidak jelas dan antrian tidak aman untuk anak-anak," kata Rajendra.

    Pria Warga Negara India ini mengatakan bahwa pengaturan pengunjung yang masuk benar-benar tak masuk akal. "Menciptakan kekacauan," ujar Rajendra. Ia menguraikan, papan keterangan jalur masuk tidak jelas. "Tak jua dicantumkan di tiket," kata lelaki yang tinggal di Pondok Indah.

    Akibatnya, banyak penonton konser menumpuk di satu sisi. "Penumpukan seperti ini berpeluang besar untuk aksi pencopet," kata Rajendra. Pemegang tiket konser bertajuk "Temptation Reloaded" memang hanya diberi dua akses pintu masuk dengan delapan koridor. Satu untuk tiket VVIP dan sisanya untuk yang lain.

    Konser yang dijadwalkan mulai pukul 20.00 WIB, ternyata molor satu jam. Dampaknya adalah penonton yang mulai mengantri sejak pagi. Sebab pintu gedung baru dibuka pukul 19.30 WIB. Adapun penonton sudah membentuk banjar sejauh 200 meter dari pukul 18.00 WIB.

    "Benar-benar gila, tidak masuk akal seperti ini," ujar Arvind. Pria Warga Negara India merasa kesal dengan pengaturan tiket masuk. Sebab dalam antrian banyak anak-anak kecil.
    "Kasihan mereka sulit bernafas," ujar dia.

    Arvind mengaku kecewa sebagai pemegang tiket Rp 2 juta. Sebab dengan harga yang sama, kenyamanan menonton konser di Singapura jauh lebih baik. "Saya sudah 30an nonton konser di Singapura, tak ada antrian sepanjang ini, pintu masuk pun banyak," ujar pria yang mengajak anak dan istrinya.

    "Situasi ini benar-benar kacau," kata Arvind menunjukkan kekesalannya. Padahal Ia berharap dengan memilih tempat di Sentul yang baru dan jauh dari Jakarta, urusan kemacetan dan antrian bisa terurai.

    Jelang pembukaan pintu masuk pada pukul 19.30 terjadi dua tindak kriminal. Pecopet beraksi memanfaatkan antrian dan berhasil mendapatkan satu iPad, satu blackberry dan empat tiket senilai Rp 8 juta.

    DIANING SARI

    Baca juga

    EDISI KHUSUS Bollywood Yahud
    Begini Bisnis Pelacuran Bintangmawar.net Dimulai 

    Rieke: Jokowi Kesal ke Saya Karena Sulit Kontak 

    Andi Mundur, SBY Diminta Tangani Muhaimin 

    Diduetkan dengan Aceng Fikri, Rhoma Tersenyum 

    Tiga Situs Internet Ini Jadi Kedok Pelacuran


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.