Begini Gaya Ani Yudhoyono Saat Memulai Tanam Pohon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono menanam pohon Balau Merah dalam acara puncak Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) 2012 di kawasan Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, (01/12). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono menanam pohon Balau Merah dalam acara puncak Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) 2012 di kawasan Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, (01/12). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu Negara Kristiani Herawati Yudhoyono menanam pohon siang ini, Sabtu, 1 Desember 2012, di Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur. Penanaman merupakan bagian kegiatan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara yang digagasnya bersama Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu.

    Dengan rambut tersanggul rapi, mengenakan kaus biru bertuliskan GPTP dipadu celana kain biru donker, dan pantofel, Ani menekan sirene tanda dimulainya penanaman. Anting-anting berlian biru tampak padu dengan warna kaus Ibu Negara.

    Tak lupa topi pelindung wajah ala petenis dan kacamata hitam melengkapi penampilannya. Dalam gerakan menanam pohon, Ani Yudhoyono didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, Dewi Motik, serta sejumlah anggota Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).

    Pada kesempatan itu, Ani Yudhoyono menandai penanaman bibit balau merah, pohon asli Kalimantan yang bisa tumbuh hingga 32 meter. Setelah menanam, dia juga mengunjungi rumah pangan lestari, tempat menanam sayuran dan tanaman obat di sekitar KBT.

    Untuk menjangkau rumah yang berjarak 200 meter dari lokasi seremonial acara, Ani menumpang mobil kecil yang biasa digunakan untuk mengitari lapangan golf. Di belakangnya, Erna Witoelar berlari-lari kecil mengejar mobil Ani.

    Sampai di rumah pangan, Ani meninjau sejumlah tanaman, seperti jintan putih, sambiloto, gempur batu, turi, pare belut, dan pegagan. Di belakang Ani, seorang gadis setia bermain biola, membuat backsound, melantunkan nada Jali-Jali.

    ATMI PERTIWI

    Berita terpopuler lainnya:
    Tata 'Tangga': Jakarta Itu Busuk

    Jumlah Kasus HIV/AIDS di Ternate Tertinggi

    Bandar Narkoba Asal Malaysia Dikenal Supel

    Demo Papua Merdeka, Ketua Komite Papua Ditangkap

    Rokok Dilarang Cantumkan Merek di Australia

    OPM Akui Papua Masih Milik Indonesia


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.