Konser Liburan Avip Priatna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Konduktor muda berbakat Indonesia Avip Priatna bakal menggelar Holiday Concert–All Things Bright and Beautiful dengan menampilkan ensembel vokal terkemuka Batavia Madrigal Singers (BMS) dan diiringi oleh Jakarta Chamber Orchestra (JCO), pada hari Minggu 5 Desember mendatang, di Aula Simfonia Jakarta. Gedung konser di Kemayoran ini berkapasitas 1200 tempat duduk dan akustik kualitas internasional.

    All Things Bright and Beautiful merupakan karya John Rutter, penerima anugerah CBE dari Kerajaan Inggris dalam Daftar Kehormatan 2007 karena karyanya yang luar biasa untuk musik. Karya John Rutter ini menjadi judul konser yang akan berlangsung sore hari, pada 16.30 di gedung konser terletak di Kemayoran, Jakarta Pusat ini.

    “Karya "All Things Bright and Beautiful” ini hit lagu paduan suara. Hampir semua paduan suara pernah menyanyikan lagu ini. Banyak paduan suara di Indonesia, baik paduan suara sekolah maupun paduan suara gereja,” kata Avip. John Rutter merupakan komponis musik paduan suara yang paling sukses dan terkenal dalam sejarah Inggris modern.

    Dalam konser menampilkan Batavia Madrigal Singers dengan iringan Jakarta Chamber Orchestra di bawah pimpinan Avip Priatna ini, juga hadir lagu Gloria yang mencerminkan kemegahan karya John Rutter.

    Avip Priatna merupakan konduktor muda Indonesia yang paling berhasil saat ini. Setelah menyelesaikan studi di Teknik Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, ia melanjutkan pendidikan di University of Music and Performing Art di Wina, dengan bantuan dari Pemerintah Austria serta beasiswa dari Rotary Club.

    Avip belajar choir conducting dari Prof. Gunther Theuring dan orchestral conducting dari dirigen terkenal, Leopold Hager. Ia kemudian menyelesaikan Magister Artium dengan beasiswa dari Universitas Katolik Parahyangan pada 1998.

    Saat ini Avip bekerja sebagai konduktor dan direktur musik Batavia Madrigal Singers (BMS) dan Jakarta Chamber Orchestra (JCO) yang ia dirikan bersama Toeti
    Heraty Roosseno pada 2002. Ia sering diundang sebagai juri kompetisi paduan suara baik di kompetisi paduan suara nasional atau internasional.

    BMS merupakan ensemble vokal terkemuka di Indonesia. Pada September 2010, BMS meraih juara kedua kategori mix choir dan kategori ensemble serta penghargaan Lagu Wajib Terbaik pada kompetisi paduan suara 58th 'Guido d’Arezzo' International Polyphonic Competition di Arezzo, Italia. BMS mengikuti kompetisi prestisius Maribor Internasional di Maribor, Slovenia, dan menempati urutan kedua serta mendapatkan pujian dari juri dan penonton, pada April 2009.

    Pada 2006, BMS diundang tampil di Macau Music Festival 2006 berkolaborasi dengan Orchestra Ensemble Kanazawa, Jepang, untuk menampilkan karya-karya Mozart. Pada Juni 2007, BMS kembali diundang di tempat yang sama dengan menampilkan karya-karya Weber, dalam sebuah konser yang berjudul A Summer Night of Romantic Masterworks.

    BMS juga pernah diundang dalam kompetisi paduan suara paling bergengsi, The 38th International Choral Contest 2006 di Tolosa, Spanyol, November 2006. Sebelumnya, pada 2002 BMS diundang mengikuti ajang paduan suara bergengsi International, The Polyfollia International Choir Festival di Normandy, Prancis.

    Pada 2001, BMS memenangkan kompetisi paduan suara international bergengsi Florilege Vocal De Tours, Prancis, dan mendapat penghargaan khusus dari Menteri Kebudayaan Prancis untuk Interpretasi karya Prancis Terbaik.

    EVIETA FADJAR 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.