Pemanasan Menjelang Konser Slash

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Candil bersama Baron Soulmate tampil memukau penonton pada Pertunjukan yang digelar dalam rangka promosi World Tour Concert 2010 'Slash feat Myles Kennedy di Ciwalk, Bandung, Minggu (19/7). TEMPO/ ADITYA HERLAMBANG PUTRA

    Candil bersama Baron Soulmate tampil memukau penonton pada Pertunjukan yang digelar dalam rangka promosi World Tour Concert 2010 'Slash feat Myles Kennedy di Ciwalk, Bandung, Minggu (19/7). TEMPO/ ADITYA HERLAMBANG PUTRA

    TEMPO Interaktif, Bandung - Ahad malam lalu, kelompok musik All Indonesian Rock Stars menggebrak Bandung, Jawa Barat. Suasana dingin yang mengepung panggung di kompleks Cihampelas Walk seolah berubah panas dengan hentakan nomor-nomor cadas yang dimainkan grup rock itu.

     

    Pertunjukan All Indonesian Rock Stars itu sebagai pemanasan menjelang konser Slash pada 31 Juli 2010 di Surabaya dan 3 Agustus mendatang di Jakarta. All Indonesian merupakan grup dadakan gabungan dari beberapa personel band papan atas Tanah Air. Mereka adalah Sandy (penggebuk drum Pas Band), Yuke (basis Dewa), dan Candil (vokalis Seurieus yang kini bersolo karier). Lalu posisi gitaris dipegang Abdee Slank dan John Paul Ivan yang identik dengan gaya Slashnya.

     

    Meski begitu, formasi band ini bisa sangat fleksibel. Dalam pembuka konser Slash di Surabaya, Jawa Timur, All Indonesian akan diawaki Candil, John Paul Ivan, Baron, Yoyo, dan Yuke. Sedangkan untuk pembuka konser Slash di Jakarta, formasi band ini akan berubah dengan masuknya Thomas (GIGI), Abdee, Yuke, Yoyo, dan Sandy yang menggantikan Baron.

     

    Malam itu, All Indonesian memainkan sembilan lagu, sebagian besar nomor milik gerup Guns N' Roses. Lagu You Could Be Mine didapuk menjadi nomor pembuka konser. Belum kelar histeria reda, nomor berjudul Slither langsung dimainkan. Lalu, dua nomor terkenal lainnya, Knocking On Heavens Doors dan Sweet Child O Mine, kian menghangatkan suasana. Kedua nomor itu disambut penonton dengan begitu antusias. Dan Paradise City menjadi nomor penutup.

     

    Selain nomor-nomor milik Guns N' Roses, mereka memainkan empat lagu lokal, yakni Pangeran Cinta milik Dewa, Rocker Juga Manusia yang dipopulerkan Candil, Gadis Extravaganza-nya Boomerang, dan Ku Tak Bisa dari Slank. “Sebenarnya ada lagu dari Pas judulnya Jengah yang akan dimainkan, tapi terhimpit durasi,” ujar Sandy usai konser.

     

    Dalam konser itu, mereka sempat berniat memberikan kejutan di atas pentas. Tapi hingga nomor penutup berakhir, sebuah nomor baru atau aransemen nan segar tak kunjung muncul. Harapan para penonton menyaksikan aksi masing-masing personel menunjukkan kepiawaiannya juga tak terpuaskan.

     

    Para penonton juga banyak yang berharap mereka bisa seperti Slash. “Ternyata kami Slash “KW 2”,” kata Candil berkelakar. Candil berkilah, mereka kurang bisa tampil maksimal karena jadwal latihan yang mepet.

     

     

    AGUSLIA HIDAYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?