Ayah Meninggal, Kunto Aji Belajar Menerima Kehilangan dari Ridwan Kamil

Reporter

Editor

Marvela

Penampilan Kunto Aji dihari pertama panggung Java Jazz Festival 2019 di Jakarta, 1 Maret 2019. Untuk keempat kalinya Kunto Aji mengisi Java Jazz Festival, kali ini Kunto membawakan lagu-lagu dalam album keduanya Mantra Mantra yang baru dirilis pada pertengahan September 2018 yang dtutup dengan membawakan lagu Mantra Mantra serta Konon Katanya sebagai penutup penampilannya. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, JakartaAyah Kunto Aji, Panselut Budi Anggoro meninggal pada Selasa, 14 Juni 2022 dalam usia 62 tahun setelah berjuang melawan kanker. Penyanyi dan penulis lagu itu mengabarkan kabar duka tersebut melalui unggahan di media sosial.

"Assalamualaikum wr. wb Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun telah berpulang ke Rahmatullah Suami/Ayah/Akung kami tercinta: Panselut Budi Anggoro bin Sosrolumakso Selasa, 14 Juni 2022," tulis Kunto Aji di Twitter. "Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya dan memohon doanya semoga amal ibadah almarhum selama hidupnya diterima di sisi Allah Swt," tulisnya.

Dua hari sebelum ayahnya meninggal, Kunto Aji sempat mengungkapkan perasaannya. Penyanyi 35 tahun ini sangat khawatir saat kondisi ayahnya kritis yang berdampak pada kegiatan sehari-harinya. Namun, melihat keikhlasan dan ketegaran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas kepergian putra pertamanya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang hilang terbawa arus Sungai Aare, Bern, Swiss pada 26 Mei 2022, membuat pemilik nama lengkap Kunto Aji Wibisono ini belajar menerima keadaan.

"Jujur bokap lagi sakit kritis begini, kepala jadi penuh. Susah konsen. Tapi setelah baca gimana Pak Ridwan Kamil merespon cobaan yang beliau terima, rasanya jadi lebih adem. Menerima kehilangan gapernah mudah. Tapi bagaimanapun ada pertemuan dan ada perpisahan," tulis Kunto Aji.

Akun RK Jabar Juara mengunggah foto saat Eril sungkeman kepada ayahnya, Ridwan Kamil. Foto: Instagram RK Jabar Juara.

Pelantun lagu Terlalu Lama Sendiri ini bercerita bahwa ayahnya sudah selama setahun terakhir berjuang melawan kanker. Kunto Aji melihat perubahan drastis pada tubuh ayanya sejak didiagnosis mengidap kanker. "Setahun belakangan sungguh melelahkan, melihat beliau melawan cancer, dari sehat, segar bugar rajin olahraga, hanya dalam setahun badan habis," tulisnya. "Nulis gini aja berkaca-kaca, mayan lega dikit, makasih semua doanya."

Ia merasakan sendiri banyak kemudahan atau kebetulan baik yang memperlancar jalan sang ayah. Kunto Aji bersyukur bisa menemani hari-hari terakhir saat kondisi ayahnya kritis. "Semua kebetulan baik yang mengumpulkan kita di rumah, mengantar papa pulang. Didoakan dan didampingi keluarga hingga akhir hayat," tulisnya.

Kunto Aji mengantarkan langsung sang ayah ke tempat peristirahatannya yang terakhir di TPU Jombang, kemarin. Banyak kemudahan itu kembali terjadi saat proses pemakaman. "Menemukan slot pemakaman. Dipermudah. Pengurusan akta kematian berjalan beriringan. Sehingga saya bisa dengan tenang memandikan dan menyalatkan jenazah di rumah," tulisnya.

Kondisi cuaca juga sangat mendukung meski sebelum pemakaman hujan deras. Menurut Kunto Aji saat jenazah ayahnya hendak dimakamkan, langit tiba-tiba cerah dengan warna keemasan sehingga Kunto Aji dan adiknya bisa turun ke liang lahad. "Mungkin bukan kebetulan, saya harus koreksi, ini adalah amalan beliau. Amal baik dan cinta yang selalu beliau tebar dalam hidupnya," tulisnya.

Kunto Aji teringat bahwa sang ayah pernah berucap tidak ingin menyusahkan orang lain jika meninggal, dan itu benar-benar terjadi. "Terima kasih semua pelajaran hidupnya. Terima kasih sedah memudahkan kami. Hari itu lebih banyak senyum, menjadi pelumas kami untuk mengikhlaskan. Karena kami tau papa dilancarkan jalannya menuju tempat terbaik, bersama-Nya," tulis Kunto Aji.

Baca juga: Sempat Tak Berani Rilis Album Mantra-mantra, Kunto Aji: Temanya Berat

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini. 






Kumpulan Kisah Kemanusiaan Gempa Cianjur, Ada Azka Selamat Setelah Tertimbun 3 Hari 2 malam

11 jam lalu

Kumpulan Kisah Kemanusiaan Gempa Cianjur, Ada Azka Selamat Setelah Tertimbun 3 Hari 2 malam

Meskipun meninggalkan kesedihan sangat mendalam, tetapi gempa Cianjur banyak melahirkan kisah-kisah kemanusiaan. Apa saja kisah humanis tersebut?


Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Wisata Bencana, Ridwan Kamil: Di Taman Safari atau IG Mantan Saja

1 hari lalu

Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Wisata Bencana, Ridwan Kamil: Di Taman Safari atau IG Mantan Saja

Ridwan Kamil menyentil membeludaknya orang yang berdatangan hanya untuk melihat-lihat lokasi bencana Gempa Cianjur.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

2 hari lalu

Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Surat Keputusan Nomor 561/Kep.752-Kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2023.


UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

2 hari lalu

UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 sebesar Rp1.986.670,17.


Kisruh SDN Pondokcina 1, PSI Depok Minta Ridwan Kamil Intervensi: Ini Darurat Pendidikan

2 hari lalu

Kisruh SDN Pondokcina 1, PSI Depok Minta Ridwan Kamil Intervensi: Ini Darurat Pendidikan

Kisruh relokasi SDN Pondokcina 1 masih belum selesai, Pemerintah Kota Depok masih tak bergeming dengan aksi penolakan orang tua dan bersikeras mengosongkan bangunan.


Puluhan Ribu Rumah Rusak Pasca-Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Akan Belajar dari Jepang

4 hari lalu

Puluhan Ribu Rumah Rusak Pasca-Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Akan Belajar dari Jepang

BRIN mencatat, lebih dari 80 persen rumah di zona kegempaan tinggi adalah rumah rakyat. Seperti di Cianjur, rumah rakyat kebanyakan tak tahan gempa.


Xi Jinping Sampaikan Duka Cita ke Jokowi Atas Gempa Cianjur, Cina Siapkan Bantuan

6 hari lalu

Xi Jinping Sampaikan Duka Cita ke Jokowi Atas Gempa Cianjur, Cina Siapkan Bantuan

Tak hanya pemerintah Cina, pemerintah Jepang juga telah menyiapkan bantuan untuk penanganan bencana gempa Cianjur


Pemerintah Jawa Barat Siapkan Rp 20 Miliar untuk Tanggap Darurat Gempa Cianjur

6 hari lalu

Pemerintah Jawa Barat Siapkan Rp 20 Miliar untuk Tanggap Darurat Gempa Cianjur

Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah provinsi menyiapkan anggaran dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk tanggap darurat bencana gempa Cianjur


Ridwan Kamil Jamin Biaya Pengobatan Korban Gempa Cianjur Gratis: Warga Sudah Susah

7 hari lalu

Ridwan Kamil Jamin Biaya Pengobatan Korban Gempa Cianjur Gratis: Warga Sudah Susah

Ridwan Kamil menyayangkan adanya ekses penagihan kepada korban gempa Cianjur hingga Rp 5 juta oleh pihak tertentu.