Lebih Tertarik Garap Bisnis, Arief Muhammad Batasi Terima Endorse

Reporter

Tempo.co

Kamis, 20 Januari 2022 23:58 WIB

Berbagai dukungan pun datang dari para sahabatnya. Mereka menyatakan siap mendukung Arief. "Sultan Bintaro siap dukung," tulis Andre Taulany. "Gue sebagai orang Bintaro akan mendukung 101% jika bapaknya Baim ini maju," tulis akun @sipiqi. "Apapun keputusanmu, gw dukung," tulis akun @aanstory. Foto/Instagram/ariefmuhammad

TEMPO.CO, Jakarta - Penulis, influencer, dan kini pengusaha, Arief Muhammad menyatakan sudah lima bulan ini membatasi untuk menerima endorse. Ia mengaku lebih tertarik menggarap bisnis-bisnisnya. 

"Lima bulan terakhir gue udah mengurangi open endorse. Slotnya cuma untuk brand-brand besar yang eksklusif aja. Capek recordnya, lebih enjoy ngurusin bisnis," tulisnya saat menjawab pertanyaan netizen yang diunggah di Instagram Storynya, Kamis, 20 Januari 2022. 

Menurut pencetus bagi-bagi rejeki, ikoy-ikoyan ini, ia berencana hanya membatasi sepekan mempromosikan endorse-an dua atau tiga saja. "Bahaya banget kalau sudah terbuai sama duit endorse. Bikin malas kerja beneran, padahal hobi gue kerja," tulis penulis buku Poconggg Juga Pocong itu. 

Arief Muhammad menekankan, tak ada yang salah menjadi influencer dengan mengandalkan penghasilan dengan menerima endorse. "Influencer dan online shop sama-sama diuntungkan. Yang satu dibayar, yang satu dapat exposurenya untuk dagangannya. Tapi kan tiap orang beda-beda ya fokusnya," tulisnya memberikan alasan dia menerima endorsean. 

Menurut suami Tiara Pangestika atau Tipang ini, jika ia mengandalkan hanya menerima endorse, akan membuatnya malas bergerak dan hanya di rumah saja. "Jadi keenakan di rumah karena dapat duitnya jadi lebih gampang. Kalau sudah  begini, kadang-kadang kreativitas jadi berkurang," tulisnya.

Arief Muhammad dan Tiara Pangestika. Foto: Instagram.

Arief mengatakan, pembatasan ini tidak bermaksud sombong. Ia menilai lebih baik istrinya saja, yang sibuk mengurus dua anak: bayi dan batita di rumah untuk menerima endorse. "Gue akan pilih barang yang benar-benar bagus dan worth it."

Menurut Youtuber ini, persoalan menerima endorse bukan semata seseorang yang memiliki banyak pengikut di media sosial. "Mesti dicek satu-satu tuh variabelnya, biar duit endorsenya berharga," tulis dia. Artinya, pihak yang meminta produknya diendorse akan mengecek benar apakah pengikutnya itu benar-benar aktif, image sesuai, dan daya beli pengikutnya seperti apa. 

"Inluencer juga jangan cuma ingin duitnya olshop aja. Tapi pikiran efek ke mereka juga. Sebanding enggak mereka mengeluarkan duit segitu buat bayar kamu?" Apalagi olshopnya baru merintis. Kita kan enggak tahu perjuangan mereka mengumpulkan modal untuk diendorse kamu," katanya. 

Arief Muhammad kini lebih dikenal sebagai pengusaha di sejumlah brand besar. Ia mengakuisisi perusahaan baju Preppstudio, pemilik Baso Aci Akang dan Billionaire's Project. Pria berusia 31 tahun ini dikenal amat royal dan tak segan mengeluarkan uang untuk diberikan ke orang yang membutuhkan. 

Baca juga: Bukan Jadi Calon Kepala Daerah, Ini Alasan Pemasangan Baliho Arief Muhammad

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. 






5 Cara Menjadi Influencer TikTok dan Hasilkan Uang

19 hari lalu

5 Cara Menjadi Influencer TikTok dan Hasilkan Uang

Dengan menjadi influencer, ternyata aplikasi media sosial TikTok bisa menghasilkan uang. Bagaimana caranya?


Arief Muhammad Duta Nasi Padang, Apa Menu Wajib Rumah Makan Padang?

32 hari lalu

Arief Muhammad Duta Nasi Padang, Apa Menu Wajib Rumah Makan Padang?

Pengusaha sekaligus selebgram Arief Muhammad dipilih menjadi Duta Nasi Padang. Ini menu wajib di rumah makan Padang. Apa saja?


Dinner Barang Mesut Ozil, Prilly dan Arief Muhammad Semeja dengan Teman Lama

33 hari lalu

Dinner Barang Mesut Ozil, Prilly dan Arief Muhammad Semeja dengan Teman Lama

Tak beda dengan Prilly Latuconsina, Arief Muhammad juga memamerkan foto langkanya bersama Mesut Ozil.


Ulang Tahun ke-30, Tasya Farasya dan Tasyi Athasyia Buat Pesta ala Bridgerton

34 hari lalu

Ulang Tahun ke-30, Tasya Farasya dan Tasyi Athasyia Buat Pesta ala Bridgerton

Tasya Farasya dan Tasyi Athasiya memakai topi lebar dengan bunga yang terinspirasi dari serial Netflix Bridgerton.


Pengemudi Ojol Minta Polisi Menindak Promosi Judi Online di Media Sosial

38 hari lalu

Pengemudi Ojol Minta Polisi Menindak Promosi Judi Online di Media Sosial

Pengemudi ojol dilaporkan banyak yang tergiur dan terjerat judi online yang masif ditawarkan di media sosial. Merusak kehidupan keluarga pengemudi.


Ini Alasan Pemprov Sumbar Tunjuk Arief Muhammad Jadi Duta Nasi Padang

39 hari lalu

Ini Alasan Pemprov Sumbar Tunjuk Arief Muhammad Jadi Duta Nasi Padang

Pemprov Sumatera Barat menyatakan Arief Muhammad telah berkontribusi dalam mempromosikan adat dan budaya daerah itu di media sosial.


Seperti yang Diduga, Arief Muhammad Buka Restoran Nasi Padang

40 hari lalu

Seperti yang Diduga, Arief Muhammad Buka Restoran Nasi Padang

Netizen justru fokus dengan restoran masakan Padang milik Arief Muhammad yang kemungkinan besar tidak menyediakan sendok dan garpu.


Arief Muhammad Jadi Duta Nasi Padang, Dapat Panggilan Datuk

40 hari lalu

Arief Muhammad Jadi Duta Nasi Padang, Dapat Panggilan Datuk

Arief Muhammad mengaku bangga sekaligus terbebani oleh tantangan yang diberikan setelah resmi dipilih menjadi Duta Nasi Padang.


Arief Muhammad Mudik Temukan Seragam Lulusan SMP, Terungkap Tabiat Jeleknya

59 hari lalu

Arief Muhammad Mudik Temukan Seragam Lulusan SMP, Terungkap Tabiat Jeleknya

Arief Muhammad mengunggah foto baju seragam SMPnya yang dipenuhi coretan pilox, hal yang biasa dilakukan saat merayakan kelulusan.


Chanyeol EXO Dituduh Lakukan Pengancaman, SM Entertainment Tempuh Jalur Hukum

28 April 2022

Chanyeol EXO Dituduh Lakukan Pengancaman, SM Entertainment Tempuh Jalur Hukum

Bantah rumor soal Chanyeol EXO, SM Entertainment mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap penyebaran informasi palsu.