Taqy Malik Terus Didesak Refund Dana Jemaah Umrah, Pihak Travel Klarifikasi

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taqy Malik. Foto: IG Taqy Malik.

    Taqy Malik. Foto: IG Taqy Malik.

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Taqy Malik didesak untuk mengembalikan dana calon jemaah umrah, Taqychan Travel akhirnya memberikan klarfikasi. Pihak travel menyebut sudah mengembalikan 100 persen dana milik jemaah yang minta untuk refund.

    Pernyataan klarifikasi ini disampaikan Taqychan Travel secara tertulis melalui Direktor Operasionalnya, Wisnu Wibowo di akun Instagram mereka pada Kamis, 16 September 2021. “Alhamdulillah seluruh jemaah yang meminta refund 100 persen dananya sudah semua dibayarkan,” tulis pernyataan tersebut.

    Pihak Taqychan menjelaskan kronologis tertahannya uang jamaah di mereka. Bermula dari pandemi yang melarang adanya ibadah umrah maupun haji. Hal ini menyebabkan mereka tidak bisa memberangkatkan jemaah sejak 14 Maret 2020.

    Bukannya semakin membaik, pihak pemerintah Arab Saudi justru memasukkan Indonesia, sebagai negara yang dilarang masuk. Dalam kondisi tidak menentu itu, jemaah umrah pun mulai meminta pengembalian dana dari Taqychan Travel. “Sebagian jemaah mulai meminta untuk refund uang yang sudah disetor untuk umrah ke travel karena berbagai alasan kondisi pandemi dan ekonomi," tulisnya.

    Pihak travel juga berusaha mengembalikan uang milik jemaah dengan segala cara. Bahkan Taqy Malik, selaku komisaris merelakan menggunakan uang pribadinya untuk mengembalikan dana jemaah. “Jadi Taqy Malik sebagai komisaris tidak terlibat secara langsung di operasional travel," tulisnya.

    Kini, Taqychan sudah berhasil mengembalikan penuh uang jemaah umrah mereka. Mereka juga masih menunggu beberapa jemaah yang belum mengajukan refund. “Jika tidakpun, Insyaallah kami akan tetap amanah simpang uang jemaah tersebut untuk keberangkatan berikutnya," tulisnya.

    Netizen ikut menuliskan komentar di unggahan dari Taqychan Travel ini. "Aku yang pernah di travel paham sih gimana kalau ada masalah teknis di luar rencana travel, contohnya kayak pandemi gini," tulis akun @alin.m***. "Alhamdulillah sudah cair refundnya, terima kasih pihak taqychan travel yang tidak mempersulit jamaah," tulis akun @agassi***. "Alhamdulillah, dana umrah keluarga saya juga sudah direfund sejak bulan Maret. Walaupun proses yang agak lama, dikarenakan pergantian manajemen dan WFH saat itu," tulis akun @aquariumakar.***.

    Sebelumnya, Adam Deni mengunggah sejumlah kekesalan calon jamaah umrah yang mengaku belum mendapatkan kejelasan mengenai waktu keberangkatan dari travel milik Taqy Malik. "Tipis-tipis dulu. Sambil colek @taqychantravel dan @taqymaliknew. Korbannya banyak gak nih?? Ada akun centang biru komen lohhh. Semoga ada kejelasan dan klarifikasi. Agar tidak menjadi fitnah akhir jaman," tulis Adam Deni di Instagram pada Selasa, 14 September 2021.

    Salah satu calon jemaah itu adalah komedian Anwar Sanjaya. anwar harusnya berangkat umrah pada April 2020. "Halo kenapa travelnya seperti hilang tidak ada kejelasan yang pasti untuk keberangkatan umrah??? Di dm tidak dibalas ditelpon ataupun chat tidak aktif nomornya, kemana kita harus mendapatkan informasi???" tulis Anwar beberapa waktu lalu di akun Instagram Taqychan Travel.

    Kini Anwar bisa bernafas lega, karena uangnya sudah dikembalikan oleh pihak travel milik Taqy Malik. Meski tidak menjelaskan berapa lama proses yang dibutuhkan, Anwar mengakui bahwa prosesnya cukup panjang dan menguras waktunya. "Prosedurnya memang cukup panjang dan memakan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun semua berjalan lancar sampai akhirnya uang refund itu dikembalikan," tulisnya.

    DEWI RETNO

    Baca juga: Travel Umrah Taqy Malik Kembalikan Uangnya, Anwar Sanjaya: Prosedurnya Panjang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.