Kisah Umi Pipik Temukan Kucing Tertabrak dan Menguburkannya

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik

    Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendakwah, Umi Pipik menceritakan kejadian yang dialaminya saat menemukan seekor kucing korban tabrak lari. Ia mengabadikan momen tersebut melalui unggahan di Instagramnya pada Rabu, 17 Maret 2021.

    "Siang tadi saat saya di jalan saya melihat tukang parkir di pinggir jalan sedang membawa kucing dan memgelus-elusnya, lalu saya dekati dan saya tanya ke tukang parkir itu 'kenapa kucing ini?' Lalu kata tukang parkir itu 'ditabrak mobil hitam dan mobilnya lari'," tulisnya.

    Tidak ada darah yang keluar dari tubuh kucing tersebut dan hanya bagian kaki yang terlihat pincang. Kucing berwarna putih itu akhirnya dibawa oleh Umi Pipik untuk segera diperiksa ke dokter hewan. "Ya Allah innalillahi tega banget orang yang nabrak, lalu karena saya lihat kucing ini masih gerak dan masih napas, saya minta tukang parkir cari kardus dan saya suruh masukin ke mobil saya dan buru-buru saya bawa ke dokter hewan," tulisnya.

    Seorang wanita membawa kucing peliharaannya menunggu vaksinasi rabies gratis di Manila, Filipina, pada 28 September 2020. Hari Rabies Sedunia diperingati tiap 28 September untuk menyebarkan kesadaran akan pencegahan rabies pada hewan peliharaan. (Xinhua/Rouelle Umali)

    Dokter mengatakan kalau kucing tersebut mengalami luka bagian dalam dan langsung diberikan oksigen. Namun pada akhirnya ia harus menerima kenyataan kalau kucing tersebut tidak dapat tertolong dan meninggal dunia. "Saya sambil salawatan meminta pada Allah panjangkan umurnya saya mau rawat kucing ini, karena memang saya dan anak-anak. Saya pecinta kucing, tapi ternyata kucing ini sakaratul maut dan saya menyaksikan kematianya. hati seperti tersayat," tulisnya.

    Baca juga: Umi Pipik Tegur Netizen yang Sindir Abidzar Al Ghifari

    Ia tidak habis pikir dengan pelaku tabrak lari yang tega membiarkan kucing tersebut di pinggir jalan. "Cobalah punya empati buat yang tadi nabrak kucing ini, dia juga mahluk ciptaan Allah, saat mati pun harus dikubur dengan baik. ingat ada ahli ibadah yang masuk neraka hanya karena mengurung kucing tidak memberi makan dan menganiaya kucing," tulisnya.

    Setibanya di rumah, akhirnya Umi Pipik bersama anak-anaknya menguburkan kucing tersebut dengan layak di sekitar rumahnya. Dalam video yang diunggahnya, putra almarhum Ustad Jefry Al Buchori alias Uje dan Umi Pipik, Abidzar Al Ghifari  menggendong jasad kucing tersebut yang sudah dikafani menuju ke lokasi pemakaman.

    "Anak-anak saya ikut sedih melihat kucing ini karena memang di rumah saya banyak kucing saya pelihara, akhirnya saya ambil kain kafan saya dan saya potong untuk menguburkan kucing dan anak-anak saya semua menyaksikan bahkan memgkafani juga menguburkan dengan baik. Selamat jalan hewan kesayangan Rasulullah. Maafin kami," tulis Umi Pipik.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.