Jadi Orang Tua Tunggal, Lulu Tobing Bintangi Film Yang Tak Tergantikan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lulu Tobing/ANTARA

    Lulu Tobing/ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menghadapi putri remaja yang hamil di luar nikah dalam Film Dua Garis Biru, aktris Lulu Tobing kembali merasakan beratnya peran seorang ibu yang memikul permasalahan hidup dalam Film Yang Tak Tergantikan.

    Dalam dua film tersebut dia sama-sama menjadi ibu, namun kali ini karakternya yang merupakan orang tua tunggal menghadapi masalah lebih berat.

    Lulu berperan sebagai Aryati, orang tua tunggal yang harus menghidupi anak-anaknya dan menjaga keharmonisan keluarga di tengah pelbagai problematika. Aryati memiliki tiga orang anak yang dibintangi aktor muda Dewa Dayana, Yasamin Jasem dan Maisha Kanna yang punya masalah sendiri-sendiri.

    "Berat karena jadi ibu sekaligus ayah, harus bisa menghadapi semua masalah di rumah, lebih gelap ketimbang film sebelumnya, lebih emosional," tutur Lulu dalam media gathering virtual, Kamis 7 Januari 2020.

    Sebagai aktris yang memiliki karakter sensitif, emosi yang naik turun saat berakting turut menguras tenaganya. Adegan-adegan emosional diakui tidak mudah untuknya, apalagi tokoh Aryati memang bertubi-tubi ditimpa masalah, namun harus tegar dan kuat demi buah hati. "Baru di film ini saya sadar peran ibu luar biasa berat," kata aktris 43 tahun itu.

    Lulu, yang menikah lagi pada pertengahan 2019, mencari referensi untuk karakter Aryati dengan mengingat perjalanan ibunya sendiri dalam menghadapi berbagai permasalahan di keluarga. "Ibu saya jadi acuan," katanya.

    Bukan cuma soal emosi selama berakting yang jadi tantangan, melainkan juga situasi syuting selama pandemi COVID-19. Dia selalu menerapkan protokol kesehatan dan siap siaga dengan 'alat tempur' seperti semprotan antiseptik. Lulu juga tak bosan mengingatkan anak-anak di lokasi syuting untuk selalu waspada demi menekan risiko penyebaran virus, meminta mereka senantiasa memakai masker saat berbincang-bincang misalnya. "Saya lumayan agak bawel urusan itu," dia tertawa kecil.

    Film Yang Tak Tergantikan bukan sekadar tempat Lulu melampiaskan kerinduannya berakting di layar lebar. Film arahan sutradara Herwin Novianto produksi Falcon Pictures ini menarik di matanya karena mengandung pesan yang positif.

    "Saya berharap ada di film yang bermanfaat, baik untuk saya juga untuk penonton," Lulu membeberkan alasan ketertarikannya dengan Film Yang Tak Tergantikan.

    Sutradara Herwin Novianto mengungkapkan, ide film ini terinspirasi dari film Teguh Karya berjudul Ibunda yang mendorongnya menulis skenario bersama kawannya, Gunawan Raharja.

    Film bertema keluarga ini dibuat untuk mengangkat lagi kebersamaan keluarga saling bertukar pikiran di meja makan yang sudah lama terlupakan oleh sebagian orang. "Kebersamaan di meja makan ini yang mau diangkat, dari sisi ibu single mother," kata Herwin.

    Film ini akan tayang di Disney+Hotstar pada 15 Januari 2021.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.