Cara PAS Band Tetap Solid Hingga Kini: Toleransi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PAS Band meluncurkan single Sesungguhnya setelah vakum 12 tahun.  Foto: VMC Music Indonesia

    PAS Band meluncurkan single Sesungguhnya setelah vakum 12 tahun. Foto: VMC Music Indonesia

    TEMPO.CO, JakartaPAS Band baru saja merilis single terbaru berjudul Sesungguhnya pada Jumat, 27 November 2020 setelah vakum 12 tahun. Selama 30 tahun berkarya, band yang beranggotakan Yukie, Trisno, Bengbeng, Richard, dan Sandy itu masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia.

    Sikap toleransilah yang membuat PAS Band tetap solid hingga saat ini. Setiap anggota dibebaskan untuk berkarya. Seperti lirik lagu Sesungguhnya yang diciptakan Yukie yang sudah berhijrah. Lagu Sesungguhnya terinspirasi dari perjalanan religi Yukie sebelum memutuskan untuk berhijrah yang kerap fokus pada kehidupan duniawi dan hal tersebut didukung dan diterima dengan baik oleh anggota lainnya.

    "Itu adalah sebuah kreativitas dari anggota kita, boleh dibilang toleransi. Kita bisa memahami masing-masing personal. Jadi kalau sekarang Yuike buat lirik seperti itu hal yang gak ada apa-apanya buat kita," kata Bengbeng kepada Tempo via Zoom pada Jumat, 4 Desember 2020.

    Para anggota lainnya juga tidak pernah mempermasalahkan keputusan Yukie untuk berhijrah dengan tetap menjadi vokalis PAS Band. Mereka menghargai apapun yang dianggap baik oleh masing-masing anggota. Bahkan ketika Yukie minta izin selama 4 bulan untuk rehat dari PAS Band untuk ke Pakistan, Bangladesh, dan India untuk kegiatan keagamaan, rekan-rekannya mendukung penuh keputusan itu.

    "Pada saat Yukie mengalami berbagai kejadian dalam hidup dia, perubahan batin, kita sebagai teman-temannya merasa harus memberikan waktu buat dia, kita harus menghormati dia," kata Sandy.

    Ia merasakan banyak hal-hal positif yang didapatkan setelah Yukie berhijrah. Sehingga apapun keputusan masing-masing anggota tidak akan menggoyahkan PAS Band untuk berkarya di industri musik Indonesia. "Saya diajarkan untuk bisa menghargai setiap pendapat orang. Kayak Yukie ingin A atau B, selama itu baik buat dia, buat keluarganya, ya kita akan sangat mendukung," Sandy.

    Sebelum berhijrah, pemilik nama lengkap Yuki Arifin Martawidjaja itu sempat mengalami dua kali kecelakaan. Kejadian tersebut terjadi di tahun 2015 dan 2019. Kondisinya yang cukup parah membuatnya berserah kepada Tuhan dan tak disangka ia menerima lebih dari yang diharapkan. Segala kebutuhan keluarganya tidak selalu cukup meski saat itu perekonomiannya sedang terpuruk. Bermula dari itulah Yukie semakin yakin untuk berhijrah sambil tetap melakukan hobinya dalam bermusik.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.