PSBB DKI Jakarta 14 September, Inul Daratista: Miskin Kaya Semua Kena Dampaknya

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inul Daratista, penyanyi dangdut. Instagram.com/@inul.d

    Inul Daratista, penyanyi dangdut. Instagram.com/@inul.d

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Inul Daratista merasa gemas dengan keengganan warga Jakarta menanggapi rencana pemberlakuan kembali PSBB DKI secara total. Ia berpendapat, pandemi Covid-19 bisa berakhir jika semua masyarakat kompak memeranginya dengan mengendalikan diri. 

    "Angell.... wis angel... angel temen tuturamu... temen angel ... angel wis !!!! (Susah...susah benar omonganmu...beneran susah) Mau orang miskin / orang kaya semua kena dampaknya. Jangan pula bilang enak kamu punya duit lha kita ??? Semua sekarang sama saja ga ada beda, masa sulit buat kita semua," tulisnya di akun Instagramnya, Kamis, 10 September 2020. 

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu malam, 9 September 2020 memutuskan untuk menarik rem darurat penanganan Covid-19 di Jakarta. Musababnya, angka penularan di DKI Jakarta makin tinggi. Mulai 14 September 2020, ia kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB total di DKI Jakarta. 

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA

    Inul menjelaskan, hanya masyarakat yang bisa mengatasi pandemi ini. "Bukan Pak Anies, gubernur kita atau Bapak Jokowi, presiden kita juga jajarannya. Yang bisa mengatasi ini adalah kita sendiri. Lakukan disiplin tinggi !!," ucap penyanyi dangdut dan pengusaha karaoke ini. 

    Dengan kalimat yang diberikan tanda seru lebih dari satu, ia menekankan warga seharusnya tidak malas dan mematuhi protokol kesehatan untuk menekan angka penularan selama penerapan PSBB DKI nanti. "Gunakan masker dan protokol kesehatan, jangan malasss !! Jika kita mau bebas dari corona obatnya juga dari kalian sendiri," tulisnya. 

    Istri Adam Suseno ini menyatakan, pemerintah sebenarnya sudah memberikan banyak peluang untuk warganya agar tetap bisa bekerja. Tapi di lapangan, banyak terjadi pelanggaran dan kurangnya kesadaran diri masyarakat. "Maka selamat, anda dan kita semua akan mengalami masa sulit yang berkepanjangan," tulisnya dengan nada sarkastik.

    Inul menambahkan, masyarakat harus kerap mencuci tangan dan menyemprot area yang ingin disentuh, mengenakan masker dan faceshield. "Pulang mandi yang bersih, kumur-kumur pakai air garam hangat baru kumpul keluarga," ujarnya. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.