Lebaran 2020, Tata Janeeta Pilih Silaturahmi Virtual

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tata Janeeta. TEMPO/Nurdiansah

    Tata Janeeta. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyanyi Tata Janeeta berencana merayakan lebaran tahun ini dengan keluarga besarnya secara virtual, menggunakan layanan panggilan video dalam jaringan. Cara ini dilakukan pelantun lagu Sang Penggoda ini demi mematuhi aturan physical distancing guna menghambat penyebaran pandemi virus corona baru, COVID-19.

    "Tahun ini di rumah sama anak-anak. Kita lebaran pakai Zoom, ya mudah-mudahan lah wabah ini cepat berlalu, kita bisa kembali beraktivitas," ujar Tata Janeeta saat berbincang di Jakarta, Senin, 18 Mei 2020.

    Mantan personel grup musik Dewi Dewi itu mengaku sedih karena tidak dapat berkumpul bersama dengan sanak saudara lainnya pada momen lebaran seperti tahun sebelumnya karena virus corona. Tata biasanya menghabiskan momen perayaan lebaran dengan keluarga di Bandung.Penyanyi Tata Janeeta menyanyikan lagu Sang Penggoda dalam peluncuran album kompilasi bertajuk Story Of A Broken Heart di Jakarta, Rabu, 25 Juli 2018. Album ini diisi sejumlah musikus, di antaranya Tata Janeeta, Once Mekel, Gita Gutawa, Adera, Wizzy, Mytha Lestari dan Slank. TEMPO/Nurdiansah

    "Ya sama dengan orang-orang pada umumnya. Datang berkumpul dengan keluarga, sungkeman, datangin orang yang lebih tua dulu, keliling-keliling ke rumah keluarga, gitu aja. Cuma sekarang enggak bisa karena lagi ini (corona). Biasanya ngumpul di Bandung di rumah mama," ujarnya.

    Meski demikian, Tata Janeeta tetap bersyukur karena dapat merayakan lebaran dengan orang tercinta di tengah suasana sulit sekarang ini.

    Pandemi virus corona, menurut Tata Janeeta, membuatnya juga semakin memiliki banyak waktu bersama dengan anak-anaknya dibandingkan sebelumnya. "Lebih sering kumpul sama keluarga, yang biasanya sibuk dengan pekerjaan, sekarang benar-benar fokus sama anak," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.