Main Game Online, Pevita Pearce Sering Dipandang Sebelah Mata

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pevita Pearce usai menghadiri acara #MainBarengGopay, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Maret 2020. Foto | TEMPO | Alfi Salima Puteri

    Pevita Pearce usai menghadiri acara #MainBarengGopay, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Maret 2020. Foto | TEMPO | Alfi Salima Puteri

    TEMPO.CO, Jakarta - Menggandeng Pevita Pearce, GoPay mengajak gamer untuk bebas menjadi diri sendiri. Pevita pun mengajak publik untuk menciptakan lingkungan bermain game yang mendukung bagi gamer. Ajakan itu wujudkan melalui video terbaru GoPay dan Pevita Pearce.

    Berbeda dengan video sebelumnya yang mengangkat konsep action games, video terbaru ini mengusung konsep Pevita sebagai model produk perawatan kulit. Namun di akhir video, Pevita menunjukkan kemudahannya membeli produk tersebut di Mobile Legend.

    Konsep tersebut terinspirasi dari pengalaman Pevita yang selama ini lebih dikenal sebagai aktris dengan profil feminin, sehingga kemampuan bermain game online-nya kerap dipandang sebelah mata.Aktris Pevita Pearce memberikan keterangan saat peluncuran film Sri Asih di Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. Pevita akan berperan sebagai pahlawan super perempuan bernama Sri Asih. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    “Aku pernah dipandang sebelah mata, karena game memang masih identik dengan kegiatan cowok. Padahal, seharusnya siapa pun bisa menjadi gamers, bisa main apa saja, do it your way,” ujar Pevita di acara media gathering #MainBarengGoPay, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Maret 2020.

    Adik Keenan Pearce ini mengaku bukan gamer profesional, sehingga tidak ada target atau pun waktu khusus untuk bermain. Ia biasanya bermain game setelah menyelesaikan pekerjaan utamanya, seperti syuting, untuk melepas penat.

    “Aku bukan profesional apalagi atlit. Kalau pro player main harus berapa jam sehari, aku main masih buat fun aja. Biasanya kalau udah selesai syuting baru main game, karena itu cara yang paling mudah untuk having fun sih,” kata Pevita Pearce.

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.