Ibunda Meninggal, Anisa Bahar Sampaikan Permohonan Maaf

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anisa Bahar di pemakaman ibundanya. (Instagram - @anisabahar)

    Anisa Bahar di pemakaman ibundanya. (Instagram - @anisabahar)

    TEMPO.CO, Jakarta -Kabar duka datang dari penyanyi dangdut Anisa Bahar. Sang ibu, Ratna Ningsih meninggal pada Rabu, 12 Februari 2020 akibat penyakit stroke yang sudah lama dideritanya.

    Anisa meminta doa supaya ibundanya dimaafkan atas segala dosa yang pernah dibuatnya. "Mohon doanya buat mamaku semoga husnul khotimah. Terima kasih buat semua saudara kerabat sahabat mohon maaf kalau ada salah yang disengaja atau tidak disengaja," tulis Anisa di Instagramnya pada Rabu, 12 Februari 2020.

    Dalam unggahannya tersebut Anisa memperlihatkan beberapa foto sang ibu semasa hidup hingga di tempat peristirahatan yang terakhir.

    Sebelumnya Anisa memberitahu kabar duka ini melalui akun Instagramnya. "Assalamuallaikum Wr. Wb. Innalillahiwainnalillahirojiun telah meninggal dunia mamaku Ratna Ningsih Binti Tarmidi Sanusi. Mohon dimaafkan segala kesalahannya. Semoga Allah SWT terima disisiNya. Husnul Khatimah," tulis Anisa di Instagram Storynya pada Rabu, 12 Februari 2020.Ibu Anisa Bahar, Ratna Ningsih. (Instagram - @anisabahar)

    Putri dari Anisa Bahar, Juwita juga pernah memohon doa untuk kesembuhan sang nenek pada Desember 2019 lalu. "Mohon doanya untuk kesembuhan nene aku yah teman-teman semua. Supaya nene bisa kumpul lagi sama kita dan ketawa kaya dulu lagi Amin YRA," tulis Juwita di Instagramnya pada Selasa, 24 Desember 2019.

    Juwita juga mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa memenuhi keinginan sang nenek untuk pergi ke tempat permandian air panas. "Maafin jw ya nek, mungkin belum bisa bahagiain nene belum bisa jadi cucu yang baik buat nene belum bisa bawa nene ke pemandian air panas. Makanya nene sembuh ya kita kesana. Kita semua sayang nene dan kangen nene," tulis anak sulung Anisa Bahar ini.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.