Umi Pipik Colek Mulan Jameela: Sudah Punya Kain Kafan?

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik

    Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik

    TEMPO.CO, Jakarta -Pipik Dian Irawati yang akrab disapa Umi Pipik mendapat kiriman foto dari sahabatnya, Indadari. Melihat foto dan pesan yang disampaikan mantan istri Caisar itu, Pipik mengaku mendadak baper. Bagaimana tidak, foto tersebut bukan iklan busana seperti biasanya tapi kain kafan.

    "Bismillah OOTD hari ini, jleb banget sih dikirimin foto ini sama sahabat shaliha @indadari," tulis Pipik di Instagram pada Jumat, 7 Februari 2020. Dalam unggahan tersebut terlihat sebuah poster yang menjual kain kafan hypebeast yang ditujukan untuk orang-orang yang terbiasa dengan penampilan yang kekinian. Kain kafan tersebut seharga Rp 2,1 juta.

    Pipik juga mengingatkan kepada sahabat-sahabatnya termasuk Mulan Jameela untuk memastikan bahwa telah mempersiapkan kain kafan sebelum dipanggil Yang Maha Kuasa.

    "Hayo kalian @zulaikha_masri @soyou97_ @wulanmega_saputri @olgawita @fitrimuis9 @mulanjameela1 @josiemutiara30 @ikayuliharahap dah punya belum ? Aku sih udah. Amanahi ke keluarga kita, di mana kita simpan kain kafan kita supaya pas kita mati gak ngerepotin orang harus nyari-nyari dulu," tulis Pipik.

    Pipik mengaku tidak bermaksud untuk menyindir atau menyudutkan siapa pun. Menurut Pipik, pesan dan foto itu menjadi peringatan untuk dirinya sendiri agar memperbanyak amal. Mulan Jameela berpose dengan hijab dalam unggahan di Instagram, 2 Mei 2018. Mulan mantap berhijab sepulang dari Palestina bersama dengan suaminya, Ahmad Dhani, pada pertengahan April 2018. Instagram.com

    "Jangan baper ya gaes, tapi aku sih baper banget dikirimin foto ini beneran, baper boleh sih untuk urusan kematian, karena dosa saya yang banyak dan amal yang masih sedikit, ini sih nasehat buat diri saya sendiri," tulis Pipik.

    Menurutnya, kematian bukan untuk ditakuti karena pada akhirnya seluruh makhluk hidup akan meninggal diwaktu yang tak dapat diprediksi. "Yang harusnya ditakutkan apakah amal kita sudah cukup untuk menjalani perjalanan panjang setelah kematian, butuh bekal, bukan hanya bekal, tapi kendaraan yang bagus, kendaraannya adalah diri kita, tubuh kita yang hanya kita pakai dalam ketaatan. Orang beriman akan percaya adanya hidup setelah kematian dan mengingat kematian adalah sebaik baik iman," tulis Umi Pipik.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.