Jiang Ping Ungkap Perselingkuhan Antara Suami dan Ibunya

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Taiwan Jiang Ping. Youtube.com

    Aktris Taiwan Jiang Ping. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris asal Taiwan, Jiang Ping mengungkapkan kesedihan yang pernah ia alami. Dalam acara Taiwanese Talk Show, ia mengatakan pernah diselingkuhi oleh suaminya, tidak disangka teman kencan suami Jian Ping ialah ibunya sendiri.

    Perselingkuhan tersebut terjadi 20 tahun yang lalu, saat pernikahannya berada di tahun ketujuh. Jiang Ping merasakan adanya perbedaan dari suaminya. "Dia menjadi dingin dan aku berkonsultasi dengan peramal yang mengatakan suamiku berselingkuh," ujar dia, seperti dikutip dari Straitstimes.com, Senin, 16 September 2019.

    Jiang Ping langsung menanyakan hal tersebut ke suaminya. Berdasarkan pengakuan, suaminya terlibat perselingkuhan dengan ibu kandungnya sendiri. Kala itu, ia langsung mendatangi ibunya dan mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

    Perselingkuhan tersebut terjadi ketika ibunya mengeluh sakit dan ingin dipijat. "Suamiku mengatakan dia juga tahu bagaimana melakukannya, dan mulai membantu, dan mereka akhirnya berhubungan seks," tutur Jiang Ping.

    Menurut Jiang Ping, komunikasi antara ibu dan suaminya dengan mudah terjadi, lantaran usia mereka yang tidak terpaut jauh. Usia Jiang Ping dan suaminya terpaut 14 tahun.

    Perselingkuhan tersebut begitu menyiksa mental dan fisiknya. Untuk menyelamatkan keluarganya, ia pindah rumah. Namun, usaha tersebut tidak memperbaiki hubungan Jiang Ping dengan suaminya. "Aku sudah muak dan berpikir untuk menceraikannya," ujarnya.

    Suami Jiang Ping menolak permintaan cerai tersebut. Ia bahkan mengancam Jiang Ping untuk membawa anak-anak mereka, jika aktris tersebut berani untuk meninggalkan suaminya.

     THE STRAIT TIMES| ASIA ONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.