Ahmad Dhani Divonis, Maia Estianty: Allah Ingin Kita Introspeksi

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak kedua Maia Estianty dan Ahmad Dhani, El Rumi. Instagram

    Anak kedua Maia Estianty dan Ahmad Dhani, El Rumi. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Musisi dan pengusaha Maia Estianty mengunggah kalimat motivasi tak lama setelah bekas suaminya, Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Surabaya pada Selasa, 11 Juni 2019. Apakah sedang menyindir bekas suaminya atau memberikan motivasi kepada tiga putranya?

    Maia Estianty, yang kini istri pengusaha Irwan Mussry  mengunggah foto seorang pria yang diambil dari belakang di akun Instagramnya @maiaestiantyreal pada Selasa, 11 Juni 2019. Pria bercambang itu sedang membaca Al Quran. Di foto itu, terdapat tulisan, “Apapun peristiwa hidup yang berat dan tidak enak (ujian hidup) itu karena Allah ingin kita introspeksi dan kembali kepadaNya.”

    Sebagai pelengkap unggahan, Maia Estianty menambahkan keterangan, “Hanya Allah Sang MAHA Penolong…#sharingiscaring #maiaestianty #diarymaia.”

    Baca: Ahmad Dhani Ulang Tahun, Al Ghazali: Jauhkanlah dari Hal Negatif

    Netizen pun ramai mengomentari unggahan Maia Estianty ini. “Nasehat untuk mantan makjleb, Bun,” kata Lili Calista. “Kok pasang caption itu….apa karena vonis 1 tahun…Maaf Bun kalau salah,” ujar Tjatur Ida. “Gak ada hubungannya ama putusan sidang hari iniu kan Bun? Wkwkwkwkwkw bahagia selalu Bunda,” kata Jizzy Oey. “Hukum karma, Bunda,” sahut Shella.

    Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada Ahmad Dhani atas pidana menyebarkan informasi dengan tujuan untuk mencemarkan nama baik melalui vlog idiot itu. Majelis hakim menilai ayah Al, El, Dul, Safeea, dan Ali telah sah melanggar UU ITE. Atas putusan itu, Ahmad Dhani langsung menyatakan banding.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.