Wasiat Arifin Ilham: Siapkan Kafan dan Disalatkan di 2 Masjid Ini

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arifin Ilham kemungkinan besar pulang ke Indonesia pada hari Kamis, 31 Januari 2019, setelah mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Instagram/@kh_m_arifin_ilham

    Arifin Ilham kemungkinan besar pulang ke Indonesia pada hari Kamis, 31 Januari 2019, setelah mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Instagram/@kh_m_arifin_ilham

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedua putra ustad Arifin Ilham mengabarkan kondisi ayahnya yang kini sedang kritis akibat sakit kanker getah bening di akun Instagram mereka. Baik Muhammad Alvin Faiz maupun Ameer Azzikra mengunggah video dan foto tangkapan layar saat Arifin Ilham memeluk ibu mereka, Yuni Djamaluddin Waly pada Selasa, 21 Mei 2019.

    "Assalamualaikum wr wb. Tepat hari ini Abi @kh_m_arifin_ilham sedang mengalami masa kritis. Teman-teman yang kami cintai karena Allah, kami selaku keluarga mohon doa dari teman-teman semua untuk kesembuhan Abi @kh_m_arifin_ilham, semoga bisa melewati semua cobaan ini, bisa disembuhkan dan dipulihkan kembali, insyaAllah, aamiin," tulis Muhammad Alvin Faiz.

    Baca juga: Putra Arifin Ilham Kabarkan Kondisi Ayahnya Sedang Kritis

    Jauh sebelum Alvin dan Ameer mengabarkan kondisi ayahnya, Arifin Ilham sudah menuliskan wasiat dan video tentang hakikat sakit yang diunggah pada 29 April 2019 di akun Instagramnya @kh_m_arifin_ilham.

    Menurut Arifin Ilham, sakit sebenarnya rahmat Tuhan kepada makhluk-Nya. “Allah berikan pahala yang tidak terhingga, sakit ampunan dosa maghfirah. Sakit menjadi pintu silaturahmi yang membuat keluarga dan sahabat berdatangan. Doa sakit itu sangat mustajab. Tidak ada persiapan terbaik selain dalam keadaan sakit untuk menghadap Allah. Semoga kita husnul khatimah,” katanya dalam video itu.

    Ia melengkapi penjelasannya pada video itu berupa wasiat jika ia meninggal. Ia ingin disalatkan dua kali. Pertama, Arifin Ilham berwasiat disalatkan di Masjid Az Zikra Sentul, di kompleks Pondok Pesantren Az Zikra miliknya. Kemudian, Arifin Ilham berpesan agar jenazahnya dibawa ke Pondok Pesantren Az Zikra di Gunung Sindur dan ingin disalatkan di Masjid Gunung Sindur. “Kuburan di samping Masjid Gunung Sindur yang telah Arifin siapkan dengan kain kafannya,” tulisnya.

    Catatan: Judul artikel pada pukul 16.50 diubah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.