Pembatasan Lagu Oleh KPI Jabar, Ini Tanggapan Kelompok Musisi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Bruno Mars dalam Grammy Awards 2017 di Los Angeles, California, 12 Februari 2017. REUTERS/Lucy Nicholson

    Penampilan Bruno Mars dalam Grammy Awards 2017 di Los Angeles, California, 12 Februari 2017. REUTERS/Lucy Nicholson

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa praktisi musik sedang sibuk membahas pro kontra RUU Permusikan. Mereka bahkan membentuk Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan atau KNTL RUUP sebagai penolakan terhadap Naskah Akademik RUUP pada 15 Agustus 2018. Kelompok musisi ini rupanya juga sempat membahas tentang imbauan pembatasan lagu yang dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Jawa Barat.

    Baca: KPID Jabar Batasi 17 Lagu, Institut Musik Jalanan Soroti Sinetron

    Sebelumnya, KPI Jawa Barat melayangkan surat edaran yang berisi imbauan pembatasan penayangan 17 lagu Barat yang liriknya bermuatan atau konten dewasa. KPI meminta belasan lagu tersebut hanya ditayangkan pada pukul 22.00 -03.00. "Dalam hal ini, yang dilarang bukan soal lagu baratnya, tapi lirik dalam lagu itu yang bermuatan pornografi/asosiasi porno/cabul," ujar Wakil Ketua KPI Pusat, Rahmat Arifin saat dihubungi Tempo, Selasa 26 Februari 2019.

    Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan meragukan imbauan pembatasan penyiaran 17 lagu barat yang dinilai bermuatan konten dewasa. “Itu memang wewenang KPI Jawa Barat untuk membuat imbauan, ya kita hargai saja, tapi kita liat, ada dampaknya nggak?” ujar Wendi Putranto, juru bicara KNTL RUUP saat dihubungi Tempo.co pada 28 Februari 2019.

    Wendi yang juga manajer band Seringai itu memperkirakan surat edaran itu tidak akan berlaku efektif. Soal lirik berkonten pornografi dan cabul, Wendi menilai masyarakat Indonesia tidak banyak yang memahami lirik suatu lagu. "Kayak lagu 'Despacito' yang dinyanyiin di mana-mana sama anak-anak tanpa tahu artinya. Ya memang orang Indonesia nggak into ke lirik lagu luar. Lagipula kalau dibatasi di radio dan televisi, lagu-lagu itu juga masih bisa diakses di Youtube,” katanya.

    Baca: Dianggap Cabul, KPID Jawa Barat Batasi Jam Tayang 17 Lagu

    17 lagu itu di adalah lagu milik musisi Zayn Malik, Camila Cabello ft. Pharrel Williams, The Killers, Ariana Grande, Marc E. Bassy, Ed Sheeran, Chris Brown ft. Agnez Mo, Maroon5, Bruno Mars, Eamon, 88rising, DJ Khaled ft. Rihanna, Yellow Claw, dan Rita Ora.

    HALIDA BUNGA FISANDRA | DEWI NURINTA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.