Diduga Palsukan Dokumen Kawin, Bella Luna Dilaporkan ke Polisi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pernikahan Bella Luna yang kedua kali ini, usia Bella Luna dengan sang suami terpaut 13 tahun. Bella Luna kini berusia 25 tahun dan suami berusia 38 tahun. foto/instagram/bellalunaferlinn

    Pernikahan Bella Luna yang kedua kali ini, usia Bella Luna dengan sang suami terpaut 13 tahun. Bella Luna kini berusia 25 tahun dan suami berusia 38 tahun. foto/instagram/bellalunaferlinn

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan Bella Luna dengan FX Eko Hendro Prayitno alias Nana yang digelar pada 15 Februari 2019 lalu berbuntut kabar tak sedap. Pasalnya, Bella Luna dituding menikahi suami orang. Padahal sebelumnya Bella Luna sempat mengaku kalau suaminya tidak menikah dengan wanita mana pun.

    Baca: Dinikahi Pengusaha Kaya, Bella Luna Dapat Mahar 2 Miliar

    Theresia Shirley Chandrawati, istri sah Eko, muncul ke hadapan awak media dan menceritakan fakta seputar pernikahannya dengan Eko. Menurutnya, dia dan Eko menikah pada 2010 silam dan dikaruniai 2 orang anak.

    Razman Arif Nasution selaku pengacara Shirley mengatakan, pihaknya berencana melaporkan Bella Luna dan Eko ke polisi. Diduga pernikahan Bella Luna - Eko dilakukan dengan memalsukan dokumen perkawinan.

    "Bahwa nanti kami laporkan juga ke bagian kriminal umum masalah buku pernikahan. Apakah Eko sudah pindah agama atau tidak, itu belum ada penjelasan. Tapi mereka membuat buku nikah baru, sementara buku nikah yg lama masih ada. Buku nikah lama pada 2010," kata Razman di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat 22 Februari 2019.

    Baca: Gagal Menikah 2 Kali, Bella Luna Akan Serius Tekuni Karier

    Selain akan melaporkan soal dugaan pemalsuan dokumen, pihak Shirley rencananya juga akan mempersoalkan status pernikahan Eko. "Juga mngenai status pernikahan. Di dalam ajaran agama Katolik, tidak boleh menikah lagi. Kalau sudah masuk Islam, harus izin istrinya," kata Razman.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.