Tyas Mirasih Geram, Minta Keponakannya Tak Dibuntuti

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tyas Mirasih. Tabloidbintang.com

    Tyas Mirasih. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Artis Tyas Mirasih geram saat mengetahui keponakannya dibuntuti oleh orang-orang yang diduga wartawan. Dalam unggahan Insta Story di akun Instaramnya, Tyas menyebutkan jika sang keponakan dibuntuti dari rumah hingga ke sebuah pusat perbelanjaan.

    "Mereka bukan saya, yang sudah biasa ketemu kalian. Hargai kami, kami tahu kalian butuh berita, ada waktunya kami akan bicara, jadi please stop! kasian Amandine," tulis Tyas, Ahad, 20 Januari 2019.

    Tyas menuturkan hingga saat ini, keponakannya yang berusia lima tahun tersebut masih tertekan dengan perlakukan orang-orang yang mengaku wartawan kepadanya. Tyas pun meminta untuk para wartawan lebih beretika jika ingin mencari berita.

    Sang keponakan jadi buruan orang-orang yang diduga wartawan setelah Maryke Harris Pohu, nenek bocah berinisial ACB, melaporkan Tyas Mirasih ke kantor Polda Metro Jaya, atas dugaan eksploitasi anak.

    Kasus perebutan hak asuh ini berawal ketika orang tua bocah ACB itu  meninggal. Sang nenek belakangan mengaku sudah mengantongi hak asuh ACB tertanggal 24 September 2018. Namun, dia mengklaim belum berhasil membawa pulang cucunya itu karena masih tinggal bersama Tyas Mirasih.Maryke Harris Pohu yang menuduh Tyas Mirasih merebut cucunya. Tabloidbintang.com

    Dalam unggahannya, Tyas pun membantah pernyataan Maryke. Dia mengatakan, saat ini keponakannya itu  tidak diasuh olehnya.  Tyas juga mengatakan Maryke mengetahui keberadaan ACB.

    Baca: Pernah Asuh ACB, Tyas Mirasih Bantah Tuduhan Mengeksploitasi Anak

    "Ibu sudah tahu faktanya kok yang msih diincer saya bu? karena saya publik figure? terus ibu seenaknya menuduh dan memojokkan saya? saya sih silahkan saja dilaporin, saya pengen lihat unsurnya emang terpenuhi dibilang penculikan? well goodluck for that," tulis Tyas Mirasih.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.